Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendes PDT Gandeng New Hope Fintech untuk Pembiayaan BUM Desa

📅 Senin, 10 Agu 2026, 15:55 WIB | Oleh:
Kemendes PDT Gandeng New Hope Fintech untuk Pembiayaan BUM Desa Doc: antara foto
Ket. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama CEO New Hope Fintech Xu Zhihua.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mengatakan, akan berkolaborasi dengan New Hope Financial Technology (FinTech), untuk memperluas akses pembiayaan pendampingan desa-desa di Indonesia melalui Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan di Jakarta, Senin (10/8), sebagai lembaga ekonomi di tingkat desa, BUM Desa telah berhasil memaksimalkan potensi yang ada, baik sebagai eksportir, di sektor peternakan, perikanan, holtikultura, wisata maupun lain sebagainya.

"Oleh karena itu, dengan adanya akses pembiayaan ini bisa diputar oleh BUM Desa untuk memproduksi produk yang bisa menghasilkan pemasukan bagi desa," kata Yandri.

Dia mengajak New Hope Fintech untuk membuat pilot project terlebih dahulu untuk 500 atau 1.000 desa di Indonesia dengan potensi yang ada, baik di sekolah peternakan, perikanan, holtikultura, wisata dan lain sebagainya.

“BUM Desa itu sudah ekspor, ekspor ikan, ekspor kopi dan lain sebagainya. Terus juga ada yang memperkuat produk di dalam negeri seperti desa ayam petelur, Ikan air tawar, desa cabai, banyak. Pilot project itu misalkan desa ayam petelur berapa, desa wisata berapa, desa holtikultura berapa, desa ekspor berapa. Kita pilih dulu yang punya potensi bagus ini New Hope bisa ekspansi dulu ke sana,” katanya.

Jika pilot project itu berhasil, Mendes Yandri berharap akses pembiayaan bisa dilanjutkan hingga ke 10 ribu desa di Indonesia. Selain itu, desa yang berhasil dalam pilot project akan menjadi percontohan dan di replikasi ke desa-desa Indonesia yang memiliki potensi yang sama.

CEO New Hope Fintech Xu Zhihua dalan pertemuan tersebut mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan potensi-potensi desa yang ada di Indonesia, baik di sektor agrikultur, peternakan, perikanan holtikultura. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen memberikan akses pembiayaan bagi desa-desa di Indonesia.

Menurutnya, Indonesia sebagai mitra strategis memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan seperti desa-desa yang ada di China. Menurutnya desa-desa di China yang saat ini mendapatkan akses pembiayaan dari New Hope telah banyak yang berhasil melakukan transformasi mengikuti perkembangan zaman dan dengan memanfaatkan AI.

Oleh karena itu, pihaknya menawarkan model yang sudah ada tersebut agar bisa di replikasi dan dieksekusi di desa-desa di Indonesia sesuai dengan potensi yang ada. Sehingga, desa-desa dengan berbagai potensi tersebut bisa berkembang.

“Kami punya semangat yang sama untuk bisa mengembangkan desa-desa dan juga daerah tertinggal serta bisa mengembangkan potensi-potensi desa seperti agrikultur, peternakan, perikanan holtikultura sehingga bisa mendapatkan akses terhadap pembiayaan-pembiayaan di daerah-daerah dan desa-desa,” ujar Xu Zhihua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.