Bangunan Apartemen Ambruk di Lebanon Tewaskan 9 Orang
📅 Senin, 09 Feb 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim PenulisLebanon dipenuhi dengan bangunan terbengkalai, dan banyak bangunan yang dihuni berada dalam kondisi rusak parah.
Banyak bangunan dibangun secara ilegal, terutama selama perang saudara 1975-1990, sementara beberapa pemilik telah menambahkan lantai baru ke blok apartemen yang sudah ada tanpa izin.
Perdana Menteri Nawaf Salam mengatakan pemerintah siap memberikan tunjangan perumahan kepada penghuni bangunan yang membutuhkan evakuasi.
Dalam sebuah pernyataan, ia mengecam "bencana kemanusiaan" yang menurutnya disebabkan oleh "kelalaian yang terakumulasi selama bertahun-tahun".
Sebaiknya Anda baca juga:
Kantornya mengatakan ia telah memanggil menteri kehakiman dan menteri dalam negeri untuk pertemuan darurat.
Perintah Penyelidikan
Menteri Kehakiman Adel Nassar meminta jaksa penuntut umum di utara untuk segera membuka penyelidikan atas insiden tersebut, kata NNA, melaporkan bahwa prosedur telah dimulai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebuah laporan baru-baru ini oleh perusahaan riset dan desain Public Works Studio mengatakan beberapa bangunan runtuh sepenuhnya atau sebagian di Tripoli pada bulan Januari.
Laporan tersebut menyebutkan beberapa penyebab, termasuk perluasan kota yang tidak terencana dan kurangnya pengawasan konstruksi yang memadai.
Pada tahun 2024, kelompok hak asasi manusia Amnesty International mengatakan bahwa "ribuan orang" masih tinggal di bangunan yang tidak aman di Tripoli lebih dari setahun setelah gempa besar yang berpusat di Turki dan Suriah yang berdekatan telah melemahkan struktur bangunan.
Bahkan sebelum gempa Februari 2023, penduduk Tripoli "telah menyuarakan kekhawatiran tentang situasi perumahan mereka yang buruk, yang disebabkan oleh kelalaian selama beberapa dekade dan kurangnya kepatuhan kontraktor terhadap peraturan keselamatan", kata laporan tersebut.
Situasi tersebut diperparah oleh krisis ekonomi Lebanon yang berlangsung bertahun-tahun, yang berarti penduduk tidak mampu melakukan perbaikan atau membeli perumahan alternatif, tambahnya, seraya mendesak pihak berwenang untuk "segera... menilai keamanan bangunan di seluruh negeri".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!