Maroko Direndam Banjir, 143.000 Warga Dievakuasi
📅 Sabtu, 07 Feb 2026, 18:53 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
RABAT - Otoritas Maroko melanjutkan operasi evakuasi besar-besaran untuk hari kesepuluh berturut-turut di sejumlah provinsi utara yang dilanda banjir parah, dengan lebih dari 143.000 orang dipindahkan sebagai langkah pencegahan, berdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri.
Juru bicara pemerintah Mustapha Baitas, Kamis, menyatakan banjir kali ini tidak menimbulkan korban jiwa di wilayah terdampak. Evakuasi dilakukan untuk melindungi warga seiring hujan lebat yang masih menghambat upaya penyelamatan dan bantuan.
Menurut Anadolu, ribuan warga direlokasi dari daerah terdampak di provinsi Larache, Sidi Kacem, dan Sidi Slimane di utara, serta Kenitra di Maroko barat. Banjir bandang terus meluas di wilayah dataran rendah sejak akhir Januari.
Situasi terparah terjadi di Ksar El Kebir setelah Sungai Loukkos meluap menyusul bendungan Oued El Makhazine melampaui kapasitas tampung.
Data resmi menunjukkan bendungan itu mencapai 140 persen kapasitas untuk pertama kalinya, memicu genangan luas di kota dan lahan pertanian sekitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Dalam Negeri menyebut Larache mencatat jumlah evakuasi terbesar dengan 110.941 orang, disusul Kenitra 16.914 orang, Sidi Kacem 11.696 orang, dan Sidi Slimane 3.613 orang.
Pemerintah menyatakan proses evakuasi dilakukan bertahap sesuai tingkat risiko dan potensi kerusakan, dengan dukungan logistik besar guna memastikan pemindahan serta penampungan warga berlangsung aman.
Meski kali ini tidak menimbulkan korban jiwa, Maroko sebelumnya pernah dilanda banjir mematikan. Pada Desember 2025, banjir bandang di kota Safi di bagian barat negara itu menewaskan sedikitnya 37 orang. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!