Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satlantas Bandung Fokus Tertibkan Bus pada Operasi Keselamatan Lodaya 2026

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 14:37 WIB | Oleh:
Satlantas Bandung Fokus Tertibkan Bus pada Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Doc: antara foto
Ket. Satlantas Polresta Bandung gelar apel jelang operasi Keselamatan Lodaya 2026.

BANDUNG - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandung, Jawa Barat (Jabar) memfokuskan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 pada penertiban kendaraan bus yang dinilai masih kurang tertib dan kerap terlibat dalam kecelakaan lalu lintas fatal di wilayah Kabupaten Bandung.

Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Ega Prayudi dalam keterangannya di Bandung, Selasa (3/2), mengatakan bahwa penertiban bus menjadi perhatian utama karena berdasarkan data kepolisian, pelanggaran lalu lintas oleh angkutan umum masih menyumbang kecelakaan dengan korban jiwa.

“Saat ini juga saya melihat data kendaraan-kendaraan bus yang kurang tertib berlalu lintas mengakibatkan kecelakaan fatal, korbannya juga cukup banyak,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Satlantas Polresta Bandung akan menindak pelanggaran lalu lintas yang bersifat kasat mata, termasuk yang dilakukan oleh pengemudi bus dan kendaraan angkutan umum lainnya.

“Yang kasat mata kita akan tertibkan. Kita akan melaksanakan gelar juga di lapangan untuk menurunkan kemacetan, menurunkan juga angka laka lantas di wilayah Polresta Bandung,” ujarnya.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai hari ini dan menyasar seluruh wilayah hukum Polresta Bandung.

Selain penindakan, pihaknya juga mengedepankan upaya sosialisasi kepada pengemudi bus agar lebih disiplin dalam berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan penumpang.

“Di situ nanti kita akan coba sosialisasi atau melaksanakan himbauan sosialisasi agar tidak terjadi kecelakaan dari kendaraan-kendaraan,” katanya.

Ia mengimbau pengemudi bus dan pengguna jalan lainnya untuk mematuhi aturan lalu lintas serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko.

“Untuk himbauan, berkendaralah dengan baik, lengkapi surat-surat saat berkendara, etika berlalu lintas tetap dinomorsatukan, tidak perlu serobot-serobotan, kebut-kebutan karena itu akan mengakibatkan kerugian pribadi dan orang lain,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
BMKG: Gempa M 7,7 di Mindan...

Rupiah Masih Tertekan, 8 Juni 2026

44 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 8 Ju...
Nasional
Gempa M7,7 di Laut Sulawesi...
Daerah
Pemkot Solok Luncurkan SPMB...
Daerah
Petugas Rutan-Poso Gagalkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.