Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Khofifah Bersama Menkomdigi Meutya Hafid Luncurkan Program Talenta Digital Jatim Mendunia

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 19:44 WIB | Oleh:

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur tidak ingin hanya menjadi penerima program pusat, melainkan menjadi simpul strategis dalam agenda besar pembangunan talenta digital nasional.

"Jawa Timur punya potensi besar, siap untuk menjadi simpul strategis dalam peta besar talenta digital Indonesia," ungkapnya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa transformasi digital kini telah menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional. Berdasarkan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025, tingkat penetrasi internet Jawa Timur mencapai 82,19 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 80,66 persen. Mayoritas pengguna internet berasal dari Generasi Z dan Milenial, disusul Generasi Alpha.

"Kondisi ini menegaskan bahwa masa depan digital Indonesia bertumpu pada kualitas talenta mudanya," tegasnya.

Dari sisi capaian, Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Jawa Timur tahun 2025 tercatat sebesar 49,17, meningkat 3,1 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Jawa Timur juga menunjukkan tren positif, meningkat dari 4,43 pada tahun 2024 menjadi 4,79 pada tahun 2025 dengan kategori memuaskan.

Selain itu, dalam penguatan fondasi data, Jawa Timur berhasil meraih peringkat pertama nasional pada Indeks Satu Data Indonesia (SDI) tahun 2025 dengan skor 90,13, melonjak signifikan dari 76,96 pada tahun 2024.

“Karena Jawa Timur tidak ingin sekadar menjadi bagian dari agenda digital nasional, tetapi mengambil peran aktif di dalamnya,” tegas Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini kembali menekankan bahwa talenta digital harus menjadi bagian integral dari agenda pembangunan daerah, tidak terbatas pada urusan komunikasi dan informatika semata. Talenta digital harus terintegrasi dalam perencanaan pembangunan, penguatan UMKM, pengembangan desa digital, serta peningkatan kualitas layanan publik.

"Jawa Timur ingin memastikan bahwa talenta digital tumbuh secara merata, bukan terpusat, kami ingin, ketika Indonesia berbicara tentang masa depan digital, Jawa Timur bukan hanya disebut, tetapi benar-benar diperhitungkan sebagai kekuatan," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Addendum Perjanjian Kerja Sama Pengembangan SDM Digital antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI. 

Menurut Khofifah, penandatanganan addendum ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan penguatan rantai pengembangan talenta digital secara menyeluruh, mulai dari literasi, peningkatan keterampilan, sertifikasi, penempatan kerja, hingga inkubasi berkelanjutan.

"Kami ingin memastikan bahwa talenta digital tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar masuk ke ekosistem kerja nyata. Talenta harus terhubung dengan kebutuhan industri, layanan publik, dan ekonomi daerah," tuturnya.

Sementara itu, Menkomdigi RI Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas komitmen Jawa Timur dalam pengembangan talenta digital. Ia menyebut Jawa Timur sebagai provinsi pertama yang melakukan nota kesepahaman dengan pemerintah pusat melalui Komdigi terkait Program Talenta Digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.