Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hutan Melanda Bromo, Tiga Jalur Ditutup Wisatawan Hanya Bisa Sampai Lautan Pasir

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 03:32 WIB | Oleh:
Kebakaran Hutan Melanda Bromo, Tiga Jalur Ditutup Wisatawan Hanya Bisa Sampai Lautan Pasir Doc: Istimewa
Ket. Meski tiga jalur ditutup, wisatawan masih dapat mengunjungi kawasan Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, akses pengunjung dibatasi hanya sampai kawasan Lautan Pasir.

SURABAYA - Kebakaran hutan yang terjadi di Blok Bantengan, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), memaksa pengelola menutup sebagian akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo mulai Senin (3/8) malam.

Dikutip dari Antara, Balai Besar TNBTS mengumumkan penutupan jalur masuk melalui Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang. Langkah ini diambil untuk memperlancar proses pemadaman sekaligus menjamin keselamatan wisatawan.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengatakan penutupan mulai diberlakukan pukul 22.00 WIB dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan.

"Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk pengunjung," ujar Rudijanta.

Berdasarkan laporan awal, kebakaran di Blok Bantengan mulai terdeteksi sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga kini, petugas masih berupaya memadamkan api sehingga luas area yang terbakar belum dapat dipastikan.

Meski tiga jalur ditutup, wisatawan masih dapat mengunjungi kawasan Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, akses pengunjung dibatasi hanya sampai kawasan Lautan Pasir. Area Savana untuk sementara tidak dapat dikunjungi demi alasan keselamatan.

Balai Besar TNBTS juga mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pelaku jasa wisata untuk mematuhi seluruh aturan selama beraktivitas di kawasan taman nasional, terutama terkait penggunaan api yang berpotensi memicu kebakaran.

Sementara itu, Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengatakan tim masih memprioritaskan pemadaman sehingga belum dilakukan pengukuran luas area terdampak.

"Saat ini tim masih fokus pada proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, barulah dilakukan pengukuran untuk mengetahui luas area yang terbakar," kata Endrip.

Hingga berita ini ditulis, proses pemadaman masih terus berlangsung dan penyebab kebakaran di Blok Bantengan masih dalam penyelidikan.

Sumber: ANTARA, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.