Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemnaker: MagangHub 2026 Akan Fokus pada Penguatan “Link And Match” dengan Industri

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 11:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemnaker: MagangHub 2026 Akan Fokus pada Penguatan “Link And Match” dengan Industri Doc: ANTARA
Ket. Arsip - 1.800 peserta hadir secara luring dalam acara pembukaan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Program Magang Nasional Lulusan Perguruan Tinggi Batch ke-2 di wilayah Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Jakarta, Rabu (26/11/2025). 

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengatakan penyelenggaraan Magang Nasional (MagangHub) 2026 akan fokus pada penguatan link and match antara lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi dengan pasar kerja atau dunia industri.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengatakan hal ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Magang Nasional 2025, yaitu pentingnya memperkuat kualitas kecocokan antara peserta, posisi magang, kebutuhan industri, dan kompetensi yang ingin dikembangkan.

“Oleh karena itu, penyelenggaraan tahun ini diarahkan agar proses link and match lebih kuat, sebaran peserta lebih merata, bidang magang lebih beragam, dan posisi magang semakin sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” kata Faried saat dihubungi di Jakarta, Selasa (04/8).

Lebih lanjut, ia mengatakan Magang Nasional merupakan salah satu instrumen penting untuk menjembatani transisi lulusan perguruan tinggi dari dunia pendidikan ke dunia kerja.

Program ini dirancang bukan hanya sebagai kegiatan penempatan peserta magang, tetapi sebagai proses pembelajaran kerja yang terstruktur, melibatkan perusahaan sebagai tempat belajar, mentor sebagai pembimbing, serta sistem pemantauan dan evaluasi yang terus diperbaiki.

Berdasarkan data Kemnaker, jumlah peserta magang mencapai sekitar 102,6 ribu orang dari total pendaftar sekitar 370,5 ribu orang, dengan keterlibatan 11.772 perusahaan/instansi pemerintah sebagai tempat magang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Data ini menunjukkan bahwa kebutuhan lulusan muda terhadap pengalaman kerja nyata sangat besar, sekaligus memperlihatkan bahwa dunia usaha juga memiliki ruang untuk berkontribusi dalam peningkatan kompetensi calon tenaga kerja.

Dengan minat yang tinggi dari para lulusan perguruan tinggi dan dunia industri, Faried menilai aspek monitoring, evaluasi, dan tata kelola pun harus diperkuat sejak awal.

Ia mengatakan, program magang tidak cukup hanya berhasil dari sisi jumlah peserta, tetapi juga harus dipastikan kualitas pembelajaran, peran mentor, kepatuhan penyelenggara, pelaporan peserta, serta hasil pascaprogramnya.

“Oleh karena itu, pada penyelenggaraan tahun 2026, Kemnaker memperkuat pemantauan sejak awal hingga selesai, evaluasi kualitas penyelenggara dan mentor, serta pelacakan hasil peserta setelah program berakhir,” ujar Faried.

Selain itu, Kemnaker juga mendorong agar program ini semakin inklusif. Dalam penyempurnaan program tahun 2026, perluasan sasaran peserta menjadi perhatian, termasuk membuka akses bagi peserta disabilitas.

“Dengan demikian, program Magang Nasional tidak hanya menjadi program peningkatan kompetensi, tetapi juga bagian dari upaya memperluas akses kesempatan kerja yang lebih adil,” kata Faried.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.