Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tambah Fakultas Kedokteran, Menkes Incar Pemenuhan dan Distribusi Dokter yang Lebih Berkeadilan

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 17:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tambah Fakultas Kedokteran, Menkes Incar Pemenuhan dan Distribusi Dokter yang Lebih Berkeadilan Doc: Antara
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis (22/1).

Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pembukaan sejumlah fakultas kedokteran tanpa mengurangi kualitas pendidikan adalah langkah untuk menangani dua masalah, yakni kurangnya dokter serta tidak meratanya distribusi dokter di tanah air.

Budi mengatakan di Jakarta, Kamis (22/1), bahwa saat ini, dokter bisa berpraktIk di tiga tempat. Hal itu menjadi bukti bahwa Indonesia kekurangan dokter.

"Jadi kira-kira kalau saya bilang ya harus tiga kali lipat lah naiknya jumlahnya. Nah caranya gimana? Ya Pak Prabowo juga udah lihat itu, bahwa jumlahnya kurang. Kita harus memang buka yang lebih banyak supaya orang-orang bisa masuk. Tanpa mengurangi kualitas," katanya.

Dia optimistis bahwa produksi dokter di Indonesia bisa menjadi lebih baik, seperti Korea Selatan yang dokter spesialis-nya lebih banyak meski jumlah penduduknya hanya 1/6 atau 1/5 dari Indonesia.

Budi mengatakan, untuk kalkulasi detail tentang kampus baru tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi lebih mengetahui. Namun demikian, pihaknya berharap produksi dokter umum dapat mencapai rasio 1 per seribu penduduk.

"Kan itu kan jadi 280 ribu, itu kan rata-rata lower middle income country ya. Tapi kalau rata-rata dunia kan 1,76 per seribu," katanya.

Beberapa waktu yang lalu, Presiden Prabowo Subianto, dalam agenda Taklimat Presiden bersama ribuan pimpinan perguruan tinggi di Jakarta, membahas strategi percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga dokter nasional yang saat ini masih mengalami kekurangan lebih dari 100 ribu orang.

Hal itu dikemukakan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1) saat ditanya tentang sejumlah topik yang dibahas bersama 1.200 tamu undangan dari kalangan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta.

Berdasarkan data pemerintah, jumlah dokter yang tersedia belum sebanding dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, kata Prasetyo, Presiden mendorong pencarian terobosan untuk mempercepat proses pemenuhan tenaga dokter, termasuk melalui penguatan peran perguruan tinggi.

Prasetyo menjelaskan percepatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penambahan jumlah lulusan, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi secara umum, baik dari sisi dosen maupun sarana dan prasarana pendukung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mensesneg: Istana Pastikan ...
Olahraga
Langkah Raymond dan Joaquin...
Daerah
Kampanye Hidup Sehat bagi M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.