Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cetak Talenta Digital Industri, RI-Tiongkok Kolaborasi Pendidikan Vokasi

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 21:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Cetak Talenta Digital Industri, RI-Tiongkok Kolaborasi Pendidikan Vokasi Doc: istimewa
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) merupakan panduan utama dalam mendorong industrialisasi Indonesia agar tumbuh berkelanjutan dan naik kelas

JAKARTA-Guna meningkatkan daya saing industri nasional dalam menghadapi dinamika ekonomi global serta pesatnya perkembangan teknologi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN). Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah penyelenggaraan pendidikan vokasi untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan, SBIN merupakan panduan utama dalam mendorong industrialisasi Indonesia agar tumbuh berkelanjutan dan naik kelas. Oleh karena itu, implementasi SBIN perlu diintegrasikan secara menyeluruh dalam sistem pendidikan vokasi nasional guna mencetak SDM industri yang inovatif, adaptif, dan produktif.

Pendidikan vokasi harus menjadi prioritas nasional agar lulusannya memiliki kompetensi yang benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di pasar global. "Apalagi, SDM industri berperan penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/1).

Adapun upaya Kemenperin dalam mewujudkan visi tersebut, yakni melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, antara lain kerja sama yang dijalankan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) bersama Irootech Technology Co. Ltd. dan Guangzhou Electromechanical Technician College.

Irootech Technology Co. Ltd. adalah perusahaan asal Tiongkok dengan spesialisasi bidang pengembangan sistem operasi Industrial Internet of Things (IIoT) - ROOTCLOUD Platform. Sedangkan Guangzhou Electromechanical Technician College adalah kampus vokasi di Guangzhou, Tiongkok yang fokus pada keterampilan teknis, terutama dalam bidang elektromekanika, otomatisasi, dan robotika.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyampaikan, kerja sama dalam upaya pengembangan, pelatihan, dan pemberdayaan talenta industri di bidang digitalisasi dan kecerdasan buatan bertujuan meningkatkan daya saing SDM industri, mempercepat transformasi digital sektor industri, serta mendukung iklim investasi di Indonesia melalui ketersediaan tenaga kerja yang terampil dan siap industri.

Selain perdagangan dan infrastruktur, cakupan kerja sama juga telah meluas ke bidang pendidikan, pengembangan keterampilan, sains, teknologi, serta inovasi digital. "Bidang-bidang tersebut semakin strategis seiring upaya kedua negara dalam merespons transformasi industri global dan tuntutan revolusi industri 4.0,"tuturnya.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari, kerja sama ini bukan sekadar tentang perjanjian institusional tetapi membangun SDM, memperkuat industri, dan membentuk masa depan bersama. "Melalui kepercayaan, kemitraan, dan kerja sama yang berkelanjutan, Indonesia dan China akan terus tumbuh bersama dalam dunia yang semakin terhubung," ujarnya.

Sementara itu, Vice President Irootech Technology Co., Ltd., Ye Fai, mengungkapkan harapannya agar kerja sama konkret dapat dikembangkan secara bertahap di berbagai bidang guna menjawab kebutuhan pengembangan talenta sekaligus mendukung pertumbuhan industri secara efektif.

Bidang-bidang kerja sama tersebut meliputi pengembangan standar dan kurikulum, pelaksanaan pembelajaran serta pelatihan berbasis praktik, hingga pertukaran dan kunjungan guru serta mahasiswa. "Seluruh inisiatif ini sejalan dengan kebutuhan pengembangan talenta di bidang digitalisasi industri dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sehingga mampu menghasilkan capaian yang nyata," ujarnya.

Kolaborasi yang kuat

Sejalan dengan hal tersebut, Guangzhou Electromechanical Technician College juga turut menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan dalam menghadapi tantangan kecerdasan industri.

Kami berkomitmen penuh untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan program, perancangan kurikulum, pelatihan tenaga pengajar, serta pertukaran kompetensi. "Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan industri Indonesia untuk menghadapi era kecerdasan industri,"pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
Daerah
Anak harimau sumatra di TSI...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.