Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mudik Lebaran 2026: Bagaimana Alihkan Pemudik Motor ke Transportasi yang Aman? Ini Solusinya

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 19:19 WIB | Oleh:
Mudik Lebaran 2026: Bagaimana Alihkan Pemudik Motor ke Transportasi yang Aman? Ini Solusinya Doc: Antara/HO-ASDP
Ket. Ilustrasi sejumlah calon penumpang kapal penyeberangan ferry yang menggunakan sepeda motor mengantre masuk ke dalam kapal itu.

JAKARTA - Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyebutkan penyediaan bus gratis dan kemudahan pendaftarannya merupakan solusi mengalihkan pemudik motor ke transportasi yang lebih aman saat mudik Lebaran 2026.

"Mudik menggunakan sepeda motor sangat tidak dianjurkan karena risiko kecelakaan yang tinggi, terutama jika membawa muatan barang berlebih atau berboncengan lebih dari satu orang," kata Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat itu dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (18/1).

Menurut Djoko, sepeda motor tetap menjadi pilihan karena jauh lebih ekonomis dibanding tiket transportasi umum yang harganya melonjak dua kali lipat saat Lebaran.

Selain faktor biaya, pemudik memilih motor demi fleksibel waktu istirahat, meskipun risiko kecelakaan tetap membayangi sepanjang perjalanan.

Karena itu, dia berpendapat bahwa Pemerintah perlu mengalihkan anggaran mudik gratis sepeda motor untuk menambah kuota bus mengingat selama ini penyerapannya kurang dan tidak efektif mengurangi kepadatan motor di jalan raya.

Terlebih, ketersediaan sepeda motor di daerah sudah melimpah sehingga pemudik tetap bisa bersilaturahmi menggunakan kendaraan milik keluarga atau jasa sewa lokal.

Data Korlantas Polri menunjukkan penurunan signifikan pada angka kecelakaan Lebaran 2025, termasuk penurunan korban meninggal sebesar 47 persen dan kematian di jalan tol hingga 72 persen.

Meski demikian, menurut Djoko, keterlibatan sepeda motor tetap menjadi perhatian serius. Hal ini dipicu kurang memadainya angkutan umum lokal di daerah yang memaksa pemudik tetap membawa sepeda motor.

"Oleh karena itu, edukasi mengenai pembatasan muatan dan kewajiban istirahat menjadi kunci keselamatan yang tidak bisa ditawar," kata dia.

Djoko menyampaikan, pemerintah wajib mengembalikan anggaran keselamatan dan berani melarang tegas penggunaan sepeda motor bagi pemudik dengan anak-anak.

"Keberhasilan mudik Lebaran 2026 tidak hanya diukur dari kelancaran lalu lintas, melainkan sejauh mana negara mampu melindungi setiap warganya tanpa mengorbankan roda ekonomi nasional," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

BPBD DKI Jakarta Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
BPBD DKI Jakarta Lakukan Op...

Banjir Bandang Melanda Solok

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Banjir Bandang Melanda Solok
Daerah
Tumpukan Sampah di Gowa Mak...
Olahraga
Indonesia Lolos ke Semifina...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.