Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brimob Polda Sulteng Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat Pascabanjir di Donggala

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 20:51 WIB | Oleh:
Brimob Polda Sulteng Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat Pascabanjir di Donggala Doc: Antara Foto
Ket. Tim SAR Gabungan terdiri dari Brimob Polda Sulteng melakukan pembangunan jembatan darurat di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Selasa (13/1).

Tim SAR Gabungan dari Brimob Polda Sulawesi Tengah bersama pihak instansi terkait dan warga setempat membangun jembatan darurat di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala pasca wilayah tersebut terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre mengatakan pentingnya sinergitas lintas sektoral sebagai kunci utama dalam percepatan pemulihan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor.

"Jadi pembangunan jembatan darurat ini merupakan hasil kolaborasi antara personel Brimob, dinas teknis pemerintah daerah, serta unsur TNI untuk memberikan solusi cepat bagi mobilitas warga," kata Kurniawan  di Donggala, Selasa.

Ia mengatakan, pembangunan jembatan darurat itu dengan memanfaatkan material batang pohon kelapa, sehingga harapannya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

"Memang pembangunan jembatan darurat di Desa Labuan Kungguma ini merupakan prioritas kami bersama pihak instansi terkait untuk memulihkan konektivitas warga yang sempat terputus.

Kami bekerja bahu-membahu agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Labuan tidak terhenti terlalu lama," ucapnya.

Ia menuturkan, kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi teknis lainnya memastikan langkah penanganan dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.

"Tentunya sinergi antara Brimob, TNI, dan pemerintah daerah adalah bentuk kehadiran negara untuk masyarakat. Kami akan terus mengawal proses pemulihan ini di lapangan hingga akses transportasi di Desa Labuan Kungguma kembali berjalan dengan aman," sebutnya.

Berdasarkan data BPBD Sulteng mencatat sebanyak 26 desa di Kabupaten Donggala terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Banjir dan tanah longsor itu menerjang enam kecamatan seperti Tanantovea, Labuan, Sindue, Banawa, Banawa Tengah, dan Rio Pakava.

Total warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor tersebar di wilayah Tanantovaea, Labuan, dan Banawa Tengah berjumlah 205 kepala keluarga (KK) dengan 625 jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.