Banjir Rendam Daan Mogot, Kemacetan Parah hingga 4 Km Tak Terhindarkan
📅 Senin, 12 Jan 2026, 19:59 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
JAKARTA - Banjir masih merendam sejumlah titik di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga Senin malam.
Genangan air setinggi sekitar 20 sentimeter (cm) berada di depan Mitsubishi Daan Mogot, terutama di sisi kiri jalan membuat arus lalu lintas tersendat dan memicu kemacetan panjang hingga beberapa kilometer.
Pantauan pada pukul 18.00 WIB, genangan air merendam sepanjang Jalan Daan Mogot, mulai dari area Halte Jembatan Gantung hingga mengarah ke Halte Jembatan Baru.
Sementara itu, di sisi kanan jalan, ketinggian air terlihat sudah mulai surut karena kondisi jalan yang lebih tinggi.
Akibatnya, para pengguna jalan memilih untuk berkendara di sisi kanan jalan untuk menghindari genangan yang lebih dalam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Antrean kendaraan di satu sisi jalan ini berdampak pada tersendatnya arus lalu lintas hingga menyebabkan kemacetan panjang terjadi di sepanjang Jalan Daan Mogot.
Kemacetan setidaknya terjadi hingga empat kilometer (km) mulai dari area depan SMK Telkom hingga ke depan Rusun Pesakih.
Laju kendaraan roda dua, roda empat, truk logistik hingga bus TransJakarta juga tersendat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan, antrean kendaraan tersebut sempat nyaris tidak bergerak sama sekali selama beberapa kali akibat penyempitan lajur yang terjadi karena para pengendara menghindari sisi kiri jalan.
Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) bersiaga di lokasi dan telah mengoperasikan pompa untuk mengalirkan air ke Kali Mookervart.
Namun, tingginya debit air membuat Jalan Daan Mogot masih tetap tergenang meski hujan telah berhenti sejak Senin siang.
Jalur Transjakarta juga penuh oleh kendaraan pribadi sehingga terjadi kemacetan di dalam jalur khusus tersebut.
Sejumlah motor pun mogok saat nekat menerobos banjir dari sisi kiri jalan dan berujung mendorong motornya hingga titik surut
Sementara, mayoritas pengendara sengaja mengambil jalan pintas melalui jalan di seberang Kali Mookervart untuk menghindari banjir.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!