Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub Taj Yasin Tumbuhkan Kesadaran Ekologis Para Santri, Ini yang Beliau Lakukan!

2 Minggu, 07 Jun 2026, 19:10 WIB | Oleh:
Wagub Taj Yasin Tumbuhkan Kesadaran Ekologis Para Santri, Ini yang Beliau Lakukan! Wagub Taj Yasin Tumbuhkan Kesadaran Ekologis Para Santri, Ini yang Beliau Lakukan! Doc: ANTARA/HO. Pemprov Jateng.
Ket. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bersama santri pondok pesantren Al-Anwar IV melakukan penanaman pohon mangrove di Pantai Desa Temperak, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (6/6).

REMBANG, JAWA TIMUR - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bersama ratusan santri pondok pesantren Al-Anwar IV melakukan penanaman pohon mangrove di Pantai Desa Temperak, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, sebagai upaya menumbuhkan kesadaran ekologis, Sabtu.

Kegiatan dalam rangka untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia itu juga bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap kelestarian pesisir.

"Kita mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan," ujarnya di Rembang, Sabtu.

Ia mengatakan, kawasan pantai di Jawa Tengah menghadapi ancaman abrasi yang membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, edukasi dan aksi nyata pelestarian lingkungan harus terus digalakkan, termasuk melalui pesantren.

"Pesisir Jateng banyak yang terkena abrasi. Kalau tidak dimulai sekarang, kapan lagi kita menyelamatkan bibir-bibir pantai yang ada di Jateng," ujarnya.

Ia menjelaskan, gerakan penanaman tersebut juga menjadi bagian dari program "Mageri Segoro" yang diinisiasi Pemprov Jateng. Program itu tidak hanya berorientasi pada rehabilitasi kawasan pesisir, tetapi juga membangun budaya menjaga lingkungan di tengah masyarakat.

Karena itu, Pemprov Jateng mendorong lebih banyak pondok pesantren terlibat dalam gerakan serupa. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu lingkungan, sekaligus menjadi penggerak pelestarian alam di daerah masing-masing.

"Kita ajak bersama-sama mencintai lingkungan. Nanti pondok-pondok pesantren bisa berkolaborasi sehingga muncul kecintaan terhadap ekologi," ujarnya.

Semangat itu terlihat dari antusiasme para santri yang rela berpanas-panasan dan berjalan di area berlumpur untuk menanam bibit mangrove. Bagi sebagian peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama yang memberi kesan mendalam.

Konita Tunada, salah satu santri yang mengikuti kegiatan penanaman mengaku senang bisa terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan bersama teman-temannya menjelang kelulusan.

"Seru sekali karena ini pengalaman baru. Bisa bareng-bareng sama teman satu angkatan. Ini juga bagian dari merayakan wisuda terakhir bersama teman-teman," katanya.

Sedikitnya ada 400 bibit mangrove, 50 pohon cemara, dan 200 pohon ketapang ditanam dalam kegiatan tersebut. Diharapkan menjadi benteng alami yang mampu melindungi garis pantai dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Nasional
Kaster TNI Pimpin Serah Ter...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.