Dalam Keadaan Darurat, Apakah Minum Air Kencing Dapat Menyelamatkan Hidup?
📅 Minggu, 11 Jan 2026, 16:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo Skreatinin (sekitar 0,1 persen, produk sampingan metabolisme otot)
garam dan protein.
Jadi, apakah urine dapat menghidrasi tubuh? Apakah aman?
Jawabannya… ya dan tidak. Jawabannya tidak selalu jelas karena, seperti yang kita lihat di atas, apa yang ada di dalam urin Anda bergantung pada apa yang ada di garasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika Anda terhidrasi dengan baik dan sehat, urine Anda kemungkinan akan tampak jernih hingga berwarna kuning pucat, yang berarti sebagian besar isinya adalah air (tetapi masih mengandung urea, garam, dan produk limbah lainnya). Minum urine "lintasan pertama" ini memang akan memberi Anda hidrasi sampai batas tertentu.
Namun dalam kondisi bertahan hidup ala Grylls, Anda akan kehilangan air dari tubuh melalui cara lain. Misalnya, Anda akan kehilangan sekitar 450 mililiter per hari melalui keringat kulit dan sekitar 300 mL per hari melalui uap air dalam napas Anda. Jika Anda berada di lingkungan yang panas dan lembap, volume ini akan meningkat secara signifikan.
Akibatnya, ginjal Anda perlu bekerja lebih keras untuk menahan air yang berharga dan menjaganya tetap berada dalam darah Anda. Hal ini akan semakin memekatkan produk limbah, dan apa yang akhirnya terbuang akan sangat beracun bagi tubuh Anda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ginjal manusia
Ginjal Anda bekerja lebih keras untuk menjaga kadar air dalam darah saat Anda mengalami dehidrasi dengan memekatkan zat-zat buangan. ( TrueCreatives/Canva )
Jadi, dengan meminum urin dalam situasi bertahan hidup, Anda akan mengonsumsi konsentrasi produk limbah yang lebih tinggi, termasuk urea, yang seharusnya dibuang oleh tubuh Anda.
Dengan meminum urine yang mengandung konsentrasi produk limbah yang lebih tinggi (dan/atau jika ginjal Anda bermasalah), urea dan produk limbah metabolisme lainnya dapat menumpuk di dalam tubuh Anda. Hal ini dapat menjadi racun bagi sel, terutama sel-sel di sistem saraf.
Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti muntah, kram otot, gatal, dan perubahan kesadaran . Tanpa pengobatan, kondisi toksik ini (dikenal sebagai uremia) dapat mengancam jiwa.
Apakah urin Anda steril?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!