Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencegah Stunting dengan Memperkuat Peran Posyandu

📅 Senin, 10 Agu 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mencegah Stunting dengan Memperkuat Peran Posyandu Doc: Antara
Ket. Kepala Dinkes Bangka Tengah Zaitun .

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkuat peran pos pelayanan terpadu (posyandu) sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah stunting pada anak.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Senin, mengatakan penguatan posyandu dilakukan agar deteksi terhadap risiko stunting dapat dilakukan sejak dini, bahkan sejak bayi masih dalam kandungan.

"Jadi sekarang kita fokus melakukan penguatan posyandu sebagai pintu pertama untuk mendeteksi dini gejala stunting," katanya.

Menurut dia, posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sekaligus memberikan edukasi serta intervensi awal bagi ibu dan balita yang membutuhkan perhatian terkait pemenuhan gizi.

Saat ini, kata dia, pelaksanaan pelayanan di posyandu juga menerapkan standar pelayanan minimal (SPM) dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diperlukan karena pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga pemenuhan gizi, pola asuh, sanitasi, serta kondisi sosial dan lingkungan keluarga.

"Tentu harapan kami dengan penguatan Posyandu, kejadian stunting dapat kita cegah sejak dini atau sejak bayi dalam kandungan," ujarnya.

Zaitun mengatakan sejumlah intervensi juga dilakukan melalui posyandu, di antaranya pemberian makanan tambahan bagi balita serta pemenuhan asupan gizi bagi ibu hamil.

Intervensi tersebut diarahkan untuk memastikan kebutuhan gizi ibu dan anak terpenuhi sehingga risiko gangguan pertumbuhan dapat ditekan sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita.

Dinas Kesehatan Bangka Tengah juga melibatkan berbagai unsur lintas sektor untuk memperluas upaya pencegahan stunting, termasuk menggandeng pihak swasta.

"Kita juga melibatkan lintas sektor untuk memperluas upaya penanganan stunting, termasuk pihak swasta," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.