Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dalam Keadaan Darurat, Apakah Minum Air Kencing Dapat Menyelamatkan Hidup?

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Dalam Keadaan Darurat, Apakah Minum Air Kencing Dapat Menyelamatkan Hidup? Doc: Istimewa
Ket. Dalam salah satu episodenya, Bear Grylls memberi tahu pemirsa bahwa buang air kecil di tanah akan membuang-buang cairan, minum air kencing sendiri itu "aman", dan meringis sambil meneguk air kencing yang hangat dan asin.

Tayangan petualang televisi Bear Grylls telah membangun reputasi global melalui aksi bertahan hidupnya yang seringkali tidak konvensional dan terkadang ekstrem untuk tetap terhidrasi.

Dia telah memeras air dari kotoran gajah, menyeruput isi usus unta, menenggak jus bola mata yak dan, mungkin yang paling terkenal, meminum air kencingnya sendiri.

Dari ScienceAlert, jika Anda pernah melihat Grylls menelan seteguk air kencingnya sendiri di depan kamera, Anda mungkin akan menyimpulkan bahwa itu adalah trik bertahan hidup yang sah. Lagipula, Grylls pernah menjadi anggota pasukan khusus Inggris SAS .

Dalam salah satu episodenya, ia memberi tahu pemirsa bahwa buang air kecil di tanah akan membuang-buang cairan, minum air kencing sendiri itu "aman", dan meringis sambil meneguk air kencing yang hangat dan asin.

Mari kita lihat apakah ini fakta atau fiksi.

Apakah Bear Grylls benar? Bisakah Anda benar-benar menghidrasi tubuh dengan meminum air kencing sendiri?

Air kencingmu itu seperti tempat sampah

Cairan tubuh membentuk sekitar 60persen dari total berat tubuh Anda. Untuk menjaga keseimbangan zat yang tepat dalam lingkungan internal ini, ginjal Anda akan terus menerus menyaring sekitar 180 liter cairan darah (plasma) setiap hari.

Untungnya, kita tidak mengeluarkan 180 liter urine, karena ginjal kita "mengembalikan" atau menyerap kembali sekitar 99 persen dari apa yang disaringnya ke dalam aliran darah.

Cara terbaik untuk membayangkan proses ini adalah dengan membayangkan garasi yang berantakan. Jika Anda mencoba memilah-milah kekacauan dan hanya membuang barang-barang yang tidak diinginkan, Anda akan menghabiskan waktu seharian di sana. Metode yang lebih efisien adalah dengan mengosongkan semuanya ke jalan masuk, menyimpan yang penting, dan membuang sisanya. Ginjal Anda menggunakan strategi yang sama.

Mereka mengabaikan sel-sel besar dan protein, dan menyaring bagian plasma darah, yang pada dasarnya mengosongkan seluruh "garasi". Kemudian mereka secara selektif mengembalikan zat-zat yang bermanfaat kembali ke aliran darah. Apa yang tertinggal menjadi urin, tempat pembuangan fisiologis.

Kandungan akhirnya bergantung pada beberapa faktor, termasuk status hidrasi Anda, aktivitas metabolisme, dan diet terkini (termasuk obat-obatan dan suplemen).

Umumnya , urine terdiri sekitar 95 persen air. Sisanya adalah:

urea (sekitar 2 persen, produk sampingan dari pemecahan protein, yang akan kita bahas sebentar lagi)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
KPK Tangkap Tangan Bupati M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.