Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jarang Minum Air Putih? Ini 5 Sinyal Tubuh yang Wajib Kamu Waspadai Sebelum Terlambat!

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 09:45 WIB | Oleh:
Jarang Minum Air Putih? Ini 5 Sinyal Tubuh yang Wajib Kamu Waspadai Sebelum Terlambat! Doc: Freepik
Ket. Ilustrasi tidak suka minum air putih

JAKARTA - Kamu pasti sudah sering dengar kalau air putih punya segudang manfaat, mulai dari menjaga kesehatan tubuh, kulit, hingga rambut. 

Tapi, di tengah aktivitas padat dan segelas kopi kekinian, siapa sih yang tidak lupa minum air? Minuman seperti teh, kopi, atau soda memang boleh saja dikonsumsi sesekali. 

Tapi kalau air putih sampai kalah prioritas, siap-siap tubuh kamu kasih peringatan keras. Dehidrasi ringan dapat berdampak lebih besar dari yang kamu kira, loh.

Yuk, kenali 5 tanda tubuh kamu mungkin sedang kekurangan air putih.

1. Bau Mulut Tak Kunjung Hilang
Meskipun kamu rajin sikat gigi dan pakai mouthwash, bau mulut bisa tetap membandel kalau tubuh kekurangan cairan. 
Produksi air liur yang berkurang akibat dehidrasi bikin bakteri menumpuk di mulut. Akibatnya? Napas jadi nggak segar terus-menerus. 
Kalau masalah ini nggak kunjung reda meski kamu sudah minum lebih banyak air, pertimbangkan untuk cek ke dokter.

2. Badan Lemas dan Cepat Lelah
Bangun tidur masih ngantuk? Siang dikit udah ngedrop? Bisa jadi bukan karena kurang tidur, tapi kurang minum! 
Saat tubuh dehidrasi, volume darah turun dan jantung harus kerja ekstra keras mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Hasilnya, kamu merasa lesu terus meski sudah cukup istirahat.

3. Kulit Kering, Kusam, dan Cepat Menua
Kulitmu tetap kering padahal sudah pakai skincare lengkap? Mungkin yang kamu butuhkan bukan serum, tapi segelas air putih. 
Air membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Kalau tubuh kekurangan cairan, kulit jadi gampang keriput, kusam, dan terasa kaku.

4. Ngidam Manis yang Nggak Wajar
Tiba-tiba pengen banget cokelat, donat, atau permen? Bisa jadi itu tanda kamu dehidrasi. 
Saat tubuh kekurangan air, kemampuan mengakses cadangan energi seperti glukosa jadi terganggu, dan kamu jadi craving makanan manis. 
Sebelum menyerbu camilan, coba minum air dulu. Siapa tahu sebenarnya kamu cuma haus!

5. Gangguan Pencernaan
Air sangat penting untuk menjaga kelancaran sistem pencernaan. Kekurangan cairan bisa bikin makanan sulit dicerna dan memicu sembelit atau perut kembung. Jadi kalau perut sering terasa nggak nyaman tanpa sebab yang jelas, coba periksa lagi, apakah kamu sudah cukup minum hari ini?

Minum air putih seharusnya bukan pilihan, tapi kebutuhan. Mulailah kebiasaan minum air secara teratur sebelum tubuhmu benar-benar kehabisan tenaga untuk memberi sinyal. 

Ketika kamu menunggu sampai merasa sangat haus, itu tandanya tubuh sudah mulai dehidrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Jelang Kirab HUT RI Ke-81, ...
Megapolitan
Amankan HUT RI di Jakarta, ...
Megapolitan
Tak Main-Main! 13.859 Perso...
Megapolitan
Jangan Salah Datang! SIM Ke...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.