Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanjung Carat Palembang Segera Miliki Pelabuhan Modern  

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 06:35 WIB | Oleh:
Tanjung Carat Palembang Segera Miliki Pelabuhan Modern    Doc: ist
Ket. pelabuhan modern

PALEMBANG -  Tanjung Carat, Palembang, Sumsel, segera miliki Pelabuhan modern. Kali ini dirancang sebagai pelabuhan laut dalam (deep sea port) modern guna meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing ekspor Sumatera Selatan. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional II Cabang Palembang menyebutkan ini sebagai Proyek Pelabuhan Palembang Baru (New Palembang Port).

Manager Komersial Pelindo Regional II Palembang Irtanto Armawan di Palembang, Selasa, mengatakan pelabuhan tersebut nantinya mampu melayani kapal-kapal kargo berukuran besar sehingga dapat memperkuat konektivitas logistik nasional di wilayah Sumatera bagian selatan.

“Pelabuhan Tanjung Carat dirancang sebagai pelabuhan laut dalam berkapasitas besar yang mampu melayani kapal-kapal berukuran besar, sehingga meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing ekspor daerah,” katanya.

Ia menjelaskan selama ini arus ekspor dan impor di Sumatera masih banyak bergantung pada pelabuhan besar seperti Belawan dan Tanjung Priok karena sebagian pelabuhan daerah masih berfungsi sebagai feeder port atau pelabuhan pengumpul.

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat diharapkan dapat mengubah pola distribusi tersebut melalui penyediaan fasilitas bongkar muat yang lebih modern dan berkapasitas besar.

“Beberapa pelabuhan di Sumatera selama ini lebih memilih distribusi melalui pelabuhan besar karena biaya dan jaringan kapal lebih stabil,” jelasnya.

Ia menambahkan pembangunan pelabuhan dilakukan melalui sinergi pemerintah dan pihak swasta menggunakan skema investasi kerja sama pemanfaatan barang milik negara (KSP BMN) tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Konsorsium pengembangan proyek tersebut terdiri atas PT Pelindo (Persero), PT Samudera Pasai Indonesia, dan PT Sumatera Selatan Energy Gemilang (SSEG).

Ke depan, konsorsium itu akan membentuk Special Purpose Vehicle (SPV) atau Badan Usaha Pelabuhan (BUP) sebagai entitas pengelola operasional sekaligus membuka peluang investasi global dalam pengembangan fasilitas penunjang pelabuhan.

Secara strategis, Pelabuhan Tanjung Carat diproyeksikan menjadi terminal utama berbagai komoditas unggulan Sumatera Selatan seperti batu bara, crude palm oil (CPO), karet, dan kopi.

Pelabuhan tersebut juga dirancang beroperasi selama 24 jam penuh guna menekan biaya logistik regional dan mendukung pertumbuhan kawasan industri baru di sepanjang koridor logistik.

Irtanto optimistis kehadiran pelabuhan laut dalam itu akan mendorong transformasi ekonomi Sumatera Selatan dari daerah penghasil komoditas mentah menjadi pusat logistik dan industri strategis di Sumatera.

“Dampaknya diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan industri, lapangan kerja baru, peningkatan ekspor, serta efisiensi distribusi barang,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.