Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan! KKP Kawal Ekspor Perdana Produk Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan

📅 Senin, 10 Agu 2026, 23:01 WIB | Oleh:
Membanggakan! KKP Kawal Ekspor Perdana Produk Lele Marinasi Asal Bandung Tembus Pasar Taiwan Doc: Humas KKP
Ket. Ekspor perdana 10,5 ton lele marinasi beku dari Bandung di Pergudangan Ketapang, Kabupaten Bandung pada Kamis, 6 Agustus 2026.

JAKARTA - Produk olahan lele marinasi produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) asal Bandung, Jawa Barat, menembus pasar Taiwan untuk pertama kalinya melalui ekspor perdana sebanyak 10,5 ton dengan nilai sekitar Rp400 juta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ishartini, dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Senin (10/8), mengatakan keberhasilan tersebut didukung penerapan jaminan mutu dari hulu hingga hilir yang memenuhi persyaratan tujuan ekspor.

Ishartini menjelaskan komoditas lele Indonesia telah memenuhi skema sertifikasi mutu di sisi hulu melalui CBIB (Cara Budi daya yang Baik) dan CPIB (Cara Penangkapan Ikan yang Baik), serta Sertifikasi Kelayakan Pengolahan (SKP) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) di sisi hilir.

“Sehingga otoritas kompeten di tempat atau negara tujuan mengakui kualitas produk dan memberikan persetujuan untuk masuk ke pasar mereka,” ujar Ishartini.

Ekspor perdana lele marinasi beku tersebut berlangsung di Pergudangan Ketapang, Kabupaten Bandung, pada 6 Agustus 2026. Produk tersebut diproduksi oleh PT Asha Nuova International.

Ishartini mengatakan lele marinasi menjadi salah satu produk perikanan Indonesia yang mulai diminati pasar global, seperti ikan nila.

Menurut dia, pengiriman ke Taiwan tersebut merupakan batch pertama dan volume ekspor berikutnya direncanakan meningkat hampir dua kali lipat menjadi 20 ton pada September 2026.

“Sudah dijadwalkan pada bulan depan (September 2026) menyusul produk dari ikan nila,” katanya lagi.

Kepala UPT Badan Mutu KKP Bandung Darwin Syah Putra mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan volume dan nilai ekspor produk olahan perikanan dari Jawa Barat, antara lain melalui penguatan produktivitas di sisi hulu.

Ia mengatakan program kampung budi daya tematik yang dijalankan KKP diharapkan dapat mendukung ketersediaan bahan baku perikanan, sementara unit pengolahan ikan (UPI) yang telah memiliki sertifikasi mutu diarahkan untuk dapat menampung produk UMKM perikanan di Jawa Barat.

Darwin menyebut sepanjang 2025, ekspor produk perikanan dari Jawa Barat mencapai 1.800 ton dengan nilai sekitar Rp42 miliar.

Dia menuturkan komoditas perikanan asal Jawa Barat yang telah diekspor, antara lain layur, cumi, tenggiri, sumpia udang, sotong, cunang, dan ikan nila ke sejumlah negara, termasuk Hong Kong, Filipina, Kanada, Brunei Darussalam, Jepang, Korea Selatan, Timor Leste, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Tiongkok. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Rona
5 Fitur Spotify yang Belum ...
Advertisement
Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

Karhutla Sampai Jakarta, Lapangan Sepak Bola di Pancoran Kebakaran

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.