Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Korban Tewas Meningkat Setelah Lokasi Pembuangan Sampah Runtuh di Filipina

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Jumlah Korban Tewas Meningkat Setelah Lokasi Pembuangan Sampah Runtuh di Filipina

MANILA - Para petugas penyelamat yang mengenakan helm pengaman dan ekskavator menggali puing-puing untuk mencari korban selamat pada Sabtu (10/1) di bawah bayang-bayang gunung sampah yang mengubur puluhan karyawan tempat pembuangan sampah di Filipina tengah, menewaskan sedikitnya empat orang.

Sekitar 50 pekerja sanitasi terkubur ketika tumpukan sampah menimpa mereka pada hari Kamis dari ketinggian yang diperkirakan oleh seorang anggota dewan kota setinggi 20 lantai di Tempat Pembuangan Sampah Binaliw, sebuah fasilitas yang dioperasikan swasta di Kota Cebu.

Para penyelamat kini menghadapi bahaya runtuhan lebih lanjut saat mereka menyusuri reruntuhan, kata petugas penyelamat Cebu, Jo Reyes, kepada AFP pada Sabtu.

"Operasi sedang berlangsung saat ini. Ini berkelanjutan. (Namun) dari waktu ke waktu, tempat pembuangan sampah bergeser, dan itu akan menghentikan operasi untuk sementara waktu," kata dia. "Kita harus berhenti sejenak demi keselamatan para penyelamat kita," imbuh dia.

Informasi dari lokasi bencana muncul secara perlahan, dengan para pegawai kota menyebutkan kurangnya sinyal dari lokasi pembuangan sampah, yang melayani Cebu dan komunitas sekitarnya.

Joel Garganera, anggota dewan kota Cebu, mengatakan kepada AFP bahwa pada pukul 10 pagi, jumlah korban tewas akibat bencana tersebut telah meningkat menjadi empat orang, dengan 34 orang masih hilang.

"Keempat korban jiwa berada di dalam fasilitas tersebut ketika kejadian itu terjadi... Mereka memiliki rumah-rumah staf di dalam gedung tempat sebagian besar orang yang terkubur tinggal," kata dia.

"Ini sangat sulit bagi para penyelamat, karena ada potongan-potongan baja yang sangat berat, dan sesekali, sampah-sampah itu bergerak karena beban dari atas," kata Garganera.

Setidaknya 12 karyawan sejauh ini telah berhasil diselamatkan hidup-hidup dari tumpukan sampah dan dirawat di rumah sakit.

Menurut situs web operator Prime Integrated Waste Solutions, tempat pembuangan sampah tersebut memproses 1.000 ton sampah padat perkotaan setiap hari. ils/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.