Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BGN Tegaskan Tak akan Tolerir Keracunan dan Korupsi di Program MBG

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 23:30 WIB | Oleh:
Kepala BGN Tegaskan Tak akan Tolerir Keracunan dan Korupsi di Program MBG Doc: BGN

JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan zero tolerance atau nol toleransi terhadap insiden keamanan pangan. Begitu juga dengan praktik penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya sebagai Kepala BGN yang baru ini, memastikan zero tolerance terhadap keracunan, tindak pidana korupsi. Dan hanky-panky (tindakan menyimpang dan tidak jujur), titip-menitip duit, itu enggak boleh lagi," kata Sudaryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (2/8).

Sudaryono menegaskan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mematuhi standar operasional prosedur (SOP) secara ketat. Agar insiden keamanan pangan tidak kembali terjadi dalam pelaksanaan program MBG.

Menurut Sudaryono kepatuhan terhadap SOP serta sistem pengelolaan dapur menjadi kunci untuk menjamin keamanan makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat. Karena itu, kepala SPPG memiliki tanggung jawab penuh memastikan seluruh prosedur dijalankan secara disiplin.

"Supaya tidak terulang lagi, harus ikuti SOP. Sistem juga diikuti, kemudian komandannya kepala SPPG. Saya paham Anda punya koki, pengawas gizi, atau orang-orang yang bekerja di situ, barangkali mungkin ada satu atau dua yang ngeyel, sehingga harus ada kepemimpinan yang tegas di situ," ujar dia.

Ia juga meminta kepala SPPG tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap petugas yang mengabaikan prosedur kebersihan dan keamanan pangan. Seperti tidak mencuci tangan, tidak menggunakan sarung tangan, atau tidak mengenakan masker saat mengolah makanan.

"Kalau misalnya ada di antara pegawai di dapur itu barangkali mungkin susah dikasih tahu untuk cuci tangan-lah, atau memakai SOP harus pakai sarung tangan, pakai masker, ya harus dikeluarkan, harus tegas ini! Karena kesehatan dan nyawa seseorang itu sangat berarti, enggak boleh lagi ada toleransi," tegas dia.

Sudaryono menekankan penerapan disiplin di seluruh SPPG menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus memastikan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.