Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Destinasi Wisata Gurun Pasir Bintan Panen Rupiah Saat Libur Nataru

📅 Selasa, 30 Des 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Destinasi Wisata Gurun Pasir Bintan Panen Rupiah Saat Libur Nataru Doc: ANTARA/ HO-Kemenpar RI
Ket. Wamenpar RI Ni Luh Puspa berkunjung ke objek wisata Gurun Pasir Telaga Biru di Desa Busung, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada awal tahun 2025.

BINTAN – Objek wisata Gurun Pasir Telaga Biru di Desa Busung, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau mencatat pendapatan sebesar Rp90 juta selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Capaian ini mencerminkan tingginya minat wisatawan terhadap destinasi berbasis alam unik, sekaligus menunjukkan daya tarik pariwisata lokal sebagai penggerak ekonomi daerah.

Secara analitis, lonjakan pendapatan selama masa liburan menegaskan peran sektor pariwisata sebagai sumber pendapatan alternatif bagi desa dan masyarakat sekitar.

Namun, keberlanjutan capaian tersebut tetap bergantung pada pengelolaan destinasi yang berkelanjutan, termasuk pengendalian dampak lingkungan dan peningkatan kualitas layanan agar manfaat ekonomi dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.

Kepala Desa Burung Rusli mengatakan, pendapatan tersebut bersumber dari uang tiket masuk wisatawan dalam sepekan terakhir yang mencapai 9.000 orang.

"Biaya masuk per orang Rp10 ribu untuk wisatawan lokal, dan Rp30 ribu bagi wisatawan mancanegara (Wisman)," katanya dihubungi di Tanjungpinang, Selasa (30/12).

Menurut Rusli, jumlah pengunjung wisata Gurun Pasir Telaga Biru meningkat drastis pada libur Nataru, yakni mencapai 9.000 orang per pekan, sementara di hari-hari biasa sebanyak 1.000 orang per pekan.

Pengunjung yang datang ke gurun pasir yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Busung itu berasal dari berbagai daerah, seperti Bintan, Tanjungpinang, Batam hingga Jakarta.

"Sebagian pengunjung datang dari luar negeri, misalnya Malaysia dan Singapura," ungkap Rusli.

Wisata Gurun Pasir Telaga Biru dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dendang Betuah. Pengelolaan kawasan ini turut melibatkan warga setempat, mulai dari petugas kebersihan, parkir, penjaga tiket masuk, hingga penjual makan dan minuman.

Gurun Pasir Telaga Biru tergolong destinasi wisata unik di Bintan yang terbentuk dari bekas area penambangan bauksit.

Tempat ini menawarkan pemandangan hamparan bukit pasir luas yang eksotis, mirip gurun di Timur Tengah atau Afrika, dengan danau-danau air berwarna biru jernih di tengahnya, menciptakan kontras visual yang indah.

Daya tarik utama adalah lanskapnya yang instagramable dan unik, cocok untuk sesi foto pre-wedding atau swafoto biasa. Beberapa properti foto seperti unta buatan dan burung elang tersedia di sini.

Selain itu, pengunjung dapat menyewa ATV atau motor trail untuk menjelajahi area gurun pasir, serta menyusuri telaga biru menggunakan pondok apung atau perahu mini yang bisa disewa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.