Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Pastikan Stabilitas Harga Beras Jelang Akhir Tahun

📅 Senin, 29 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bulog Pastikan Stabilitas Harga Beras Jelang Akhir Tahun Doc: KJ/ONES/AND
Ket. Sumber: Badan Pangan Nasional

Kota Bandung - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan harga beras medium dan premium dalam kondisi aman sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah menjelang momen Tahun Baru 2026.

“Dapat kami sampaikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok terpantau sangat stabil. Untuk beras premium, harganya Rp14.900 per kilogram, sesuai dengan HET maksimal. Sementara itu, beras medium non-SPHP berada di harga Rp13.500 per kilogram,” kata Ahmad usai meninjau harga pangan ke Pasar Sederhana Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/12).

Seperti dikutip dari Antara, Ahmad menambahkan harga beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga terpantau stabil di angka 12.500 rupiah per kilogram atau 62.500 rupiah per kemasan lima kilogram.

Selain beras, Bulog juga memantau harga komoditas pangan lainnya. Minyak goreng dijual sesuai ketentuan sebesar 15.700 rupiah per liter, gula pasir 17.500 rupiah per kilogram, dan telur ayam ras sekitar 30.000 rupiah per kilogram.

“Secara umum, harga-harga cukup stabil dan terkendali. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan aparat TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.

Ahmad menyebutkan stok beras nasional hingga saat ini mencapai sekitar 3,56 juta ton, sementara stok beras di Jawa Barat berada di kisaran 540 ribu ton.

Dengan ketersediaan tersebut, ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan beras.

“Stok Bulog mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di Jawa Barat,” katanya.

Ia juga mengimbau para pedagang beras agar melaporkan apabila memperoleh pasokan dengan harga yang tidak wajar kepada Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

“Laporan tersebut akan kami tindak lanjuti bersama Satgas Pangan untuk memastikan harga tetap terkendali dan tidak melebihi HET,” kata Ahmad.

Terus Dijaga

Secara terpisah, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti, mengatakan bahwa harga pangan, khususnya beras di wilayah Jawa, saat ini masih relatif stabil. Namun, kondisi tersebut perlu terus dijaga agar tidak memicu gejolak harga ke depan.

Menurut Esther, pemerintah harus memastikan stabilitas pasokan beras di pasar, mulai dari tingkat distributor, pengecer, hingga konsumen akhir. Selain itu, aspek distribusi, logistik, dan transportasi juga perlu dijaga agar berjalan lancar, seiring dengan pengendalian permintaan masyarakat untuk mencegah terjadinya panic buying atau pembelian berlebihan.

“Jika terjadi kenaikan harga beras, langkah yang harus dilakukan adalah operasi pasar, yakni dengan menggelontorkan beras lebih banyak ke pasar agar pasokan mampu memenuhi permintaan konsumen,” ujar Esther.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
Megapolitan
Sistem Tabela Memodernisasi...

Baru Dibahas, Tarif Parkir Tak Naik

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Baru Dibahas, Tarif Parkir ...

Aksi Sampaikan Aspirasi Hak Konstitusional Warga

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Nasional
Aksi Sampaikan Aspirasi Hak...
Megapolitan
Pasien Rehabilitasi Narkoba...
Nasional
Modifikasi Cuaca OIKN Berha...
Megapolitan
Karya Kreatif Indonesia Cuk...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.