Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI: Stok Pangan di Jakarta Aman meski Ada Konfik AS-Israel dan Iran

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI: Stok Pangan di Jakarta Aman meski Ada Konfik AS-Israel dan Iran Doc: ANTARA
Ket. Penjual daging ayam melayani pembeli di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (2/3/2026).

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat aman dan mencukupi selama bulan suci Ramadan dan Lebaran 1447 H/2026 M di tengah konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran yang berpotensi memengaruhi harga komoditas internasional.

"Berdasarkan prognosa kebutuhan dan ketersediaan pangan, seluruh komoditas strategis di Jakarta berada dalam status cukup dengan cadangan yang memadai," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, dalam keterangan di Jakarta, Selasa (03/3).

Dia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.

Kendati demikian, dia mengakui kebutuhan pangan memang meningkat pada periode Ramadan dan menjelang Idul Fitri atau pada periode Maret 2026, terutama komoditas telur ayam, daging sapi/kerbau, serta bawang putih.

Berdasarkan data sementara, kenaikan terbesar terjadi pada telur ayam yang meningkat lebih dari 17 persen, lalu disusul daging ayam dan bawang merah yang naik di atas 10 persen.

"Meski demikian, stok beras tercatat lebih dari 136 ribu ton, jauh melampaui kebutuhan sekitar 78 ribu ton. Komoditas protein hewani, gula pasir, minyak goreng, serta aneka hortikultura juga memiliki buffer stok yang memadai," ujar Ratu.

Untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok harian di pasar-pasar tradisional maupun ritel modern sekaligus meredam dampak dari potensi gejolak harga akibat dinamika global, Pemprov DKI Jakarta memperkuat koordinasi dengan BUMD pangan, distributor utama, asosiasi pedagang, serta pemerintah pusat.

"Kami juga intensifikasi proses monitoring harga di lapangan. Jika ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, kami segera lakukan intervensi melalui operasi pasar, bazar pangan murah, hingga optimalisasi pasokan dari BUMD," ungkap Ratu. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.