Arus Balik Nataru Dimulai, Lebih dari 200 Ribu Penumpang Kereta Bergerak dalam Sehari
📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 20:55 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Koran Jakarta/Ichsan Satria
JAKARTA - Arus balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai memuncak pada Sabtu (3/1/2026) dengan lonjakan signifikan penumpang kereta api yang kembali ke Jakarta. Data PT Kereta Api Indonesia (KAI) menunjukkan mobilitas masyarakat berada di level tinggi setelah libur panjang akhir tahun.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa hingga Sabtu pagi penjualan tiket kereta api secara nasional telah melampaui empat juta pelanggan. Angka tersebut menjadi indikator kuat tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama periode libur Nataru.
"Hingga hari ini, penjualan tiket nasional telah melampaui empat juta pelanggan," kata Anne dalam keterangan resmi.
Pada hari ini saja, jumlah pelanggan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal tercatat mencapai 202.701 orang. Angka ini mencerminkan pergerakan besar arus balik setelah puncak keberangkatan yang terjadi pada akhir Desember 2025.
Di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, pergerakan penumpang didominasi oleh arus kedatangan. Total penumpang kereta api jarak jauh dan lokal yang naik tercatat 39.648 orang, sementara yang turun mencapai 51.165 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara lebih rinci, penumpang kereta api jarak jauh yang berangkat dari Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 33.408 orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di wilayah ini mencapai 45.075 orang.
Stasiun Pasar Senen kembali menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi di Daop 1 Jakarta selama arus balik Nataru 2025/2026. Stasiun ini menjadi titik utama kedatangan penumpang dari berbagai daerah menuju ibu kota.
Selama periode masa angkutan Natal dan Tahun Baru, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Daop 1 Jakarta mencatat 763.403 penumpang naik. Pada periode yang sama, jumlah penumpang turun mencapai 745.249 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Khusus Stasiun Pasar Senen, total kumulatif penumpang yang naik tercatat sebanyak 256.351 orang. Adapun jumlah penumpang yang turun di stasiun ini mencapai 228.847 orang selama periode Nataru.
Sementara itu, Stasiun Gambir mencatat 210.517 penumpang naik dan 195.298 penumpang turun. Angka ini menunjukkan peran Gambir sebagai salah satu simpul utama perjalanan kereta api jarak jauh kelas menengah dan eksekutif.
Anne menambahkan bahwa KAI terus melakukan pemantauan intensif di stasiun-stasiun utama dan jalur padat selama arus balik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan pelanggan.
Selain itu, KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan datang lebih awal ke stasiun. Dengan arus balik yang masih berpotensi meningkat, kesiapan penumpang dinilai krusial agar perjalanan tetap aman dan lancar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!