Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Diplomasi Ekonomi di Kamerun, KBRI Yaoundé Promosikan Trade Expo IndonesiaI

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 08:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Diplomasi Ekonomi di Kamerun, KBRI Yaoundé Promosikan Trade Expo IndonesiaI Doc: KBRI Yaoundé
Ket. Duta Besar RI untuk Kamerun Agung Cahaya Sumirat mempromosikan Trade Expo Indonesia (TEI) dan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, selama business gathering yang diselenggarakan di KBRI Yaoundé, Kamerun, Selasa (11/8/2026).

JAKARTA - KBRI Yaoundé terus perkuat diplomasi ekonomi Indonesia di Kamerun, dengan mempromosikan Trade Expo Indonesia (TEI) dan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.

Kegiatan promosi yang dilaksanakan di KBRI Yaoundé, Selasa (11/8), dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari wakil pemerintah, wali kota dari berbagai daerah di Kamerun, serta pengusaha dari berbagai sektor, seperti agroteknologi, konstruksi, manufaktur, energi, dan industri kreatif.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Kamerun Agung Cahaya Sumirat, mengajak pelaku usaha Kamerun untuk memanfaatkan momentum TEI dan WCCE 2026 yang dilaksanakan dalam satu rangkaian.

"Ini adalah kesempatan emas untuk datang ke Indonesia karena dalam satu kunjungan dapat mengikuti dua agenda internasional sekaligus, memperluas jejaring bisnis, dan melihat langsung kemajuan industri Indonesia," ujar Dubes Agung, dalam keterangan tertulis KBRI Yaoundé pada Rabu.

Kpolom Bilong, salah satu pengusaha Kamerun yang telah bekerja sama dengan perusahaan konstruksi prafabrikasi Indonesia menyatakan optimismenya bahwa produk Indonesia sangat diminati di Kamerun. Tahun ini, ia telah menyepakati kerja sama untuk memasarkan produk tersebut di Kamerun.

Pelaku ekonomi kreatif Kamerun yang turut hadir, Lyonga Mafanny Mbesa, menyampaikan pandangannya mengenai potensi kolaborasi Indonesia dan Kamerun di bidang ekonomi kreatif.

"Saya apresiasi peran KBRI dalam memfasilitasi kerja sama tersebut, serta penjelasan yang diberikan sehingga saya dapat menyusun laporan dan merencanakan langkah tindak lanjut secara lebih konkret,” ujarnya.

Partisipasi Kamerun pada TEI tahun lalu menjadi modal penting untuk meningkatkan kerja sama ekonomi pada tahun ini. Pada TEI 2025, sekitar 30 pelaku usaha Kamerun ikut serta dalam pameran tersebut.

Kehadiran Kamerun menghasilkan realisasi transaksi bisnis senilai 1,2 juta dolar AS (sekitar Rp19,44 miliar) di sektor pertanian, serta penandatanganan lima nota kesepahaman di bidang pertanian, perikanan, dan jasa dengan potensi nilai transaksi mencapai 18,3 juta dolar AS (Rp296,46 miliar).

Tahun ini, KBRI Yaoundé akan memperkuat program kunjungan delegasi bisnis pada TEI 2026 melalui penyelenggaraan the 2nd Indonesia-Cameroon Business Forum. Delegasi juga akan difasilitasi untuk mengunjungi berbagai pusat teknologi dan industri, termasuk di sektor pertanian modern, peternakan, dan manufaktur, serta sejumlah kawasan industri.

TEI adalah pameran dagang internasional terbesar yang diselenggarakan pemerintah Indonesia untuk mempromosikan produk-produk unggulan Indonesia. TEI ke-41 akan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di BSD City, Tangerang.

Sementara itu, WCCE 2026 akan berlangsung pada 21-23 Oktober 2026 di Jakarta dan akan mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta komunitas kreatif dari sekitar 80 negara di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Ekonomi
IHSG Hari Ini Bergerak Turu...
Luar Negeri
Trump Bantah Pernyataan Dub...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.