Wisata Pemandian Air Panas Guci Tegal Ditutup Sementara Pasca Banjir Bandang
📅 Senin, 22 Des 2025, 10:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Polres Tegal
TEGAL - Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menutup sementara aktivitas bagi pengunjung di pemandian air panas Pancuran 13 dan Pancuran 5 kawasan objek wisata Guci seiring terdampak banjir bandang aliran Sungai Gung pada Sabtu (20/12) sore.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Tegal, Akhmad Uwes Qoroni di Tegal, Minggu, mengatakan bahwa saat ini kawasan objek wisata sedang dilakukan pembersihan sisa sampah di Pancuran 5 dan lokasi lainnya yang terdampak banjir bandang.
"Setelah bersih secepatnya difungsikan lagi untuk wisatawan. Destinasi wisata Guci saat ini aman untuk dikunjungi tetapi beberapa fasilitas masih terdampak terutama Pemandian Air Panas Pancuran 13 dan Pancuran 5 untuk sementara belum bisa digunakan akibat luapan air sungai," katanya.
Menurut dia, pihaknya berupaya melaksanakan langkah antisipasi keselamatan dan memastikan lokasi objek wisata Guci tetap aman untuk wisatawan.
"Saya menginformasikan bahwa destinasi wisata Guci saat ini aman untuk dikunjungi. Hanya saja untuk Pemandian Air Panas Pancuran 13 dan Pancuran 5 sementara belum bisa digunakan akibat luapan air sungai. Tapi pengunjung tidak perlu khawatir karena tim selalu memantau kondisi secara rutin," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengingat dengan kondisi cuaca yang masih sering terjadi hujan khususnya di wilayah atas maka pengunjung perlu meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan bersama.
Kepala UPTD Objek Wisata Kabupaten Tegal Satriyo Pribadi mengatakan sementara waktu lokasi pemandian panas Pancuran 5 akan ditutup selama masa pembersihan atau penataan kembali pascabanjir bandang.
"Akan tetapi, saya sampaikan masyarakat tidak perlu khawatir karena Guci tetap aman dikunjungi," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Petugas Pospam Objek Wisata Guci Iptu Sugiarto mengatakan pembersihan sisa sampah di pemandian air panas Pancuran 13 sedang dilakukan oleh warga, TNI/Polri, dan relawan.
"Sedangkan untuk situasi aman dan kondusif pascabencana. Kami menyarankan pada masyarakat agar tidak menggunakan Pancuran 13 terlebih dulu sebelum dilakukan pembersihan selesai," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!