Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Tegal Tetapkan Tanggap Darurat Menyusul Banjir Bandang di Guci

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 14:22 WIB | Oleh:
BPBD Tegal Tetapkan Tanggap Darurat Menyusul Banjir Bandang di Guci Doc: Dok. Polres Tegal

TEGAL - Banjir bandang kembali melanda kawasan wisata Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (24/1) malam. Hujan deras memicu luapan sungai di lereng Gunung Slamet.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, M Afifudin, menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari untuk menangani dampak kerusakan. Status ini ditetapkan setelah fasilitas objek wisata dan infrastruktur mengalami rusak berat.

"Kami memastikan tidak ada korban jiwa kecuali beberapa fasilitas objek wisata dan tiga jembatan yang hilang. Oleh karena itu, kami menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan untuk penanganan darurat," kata dia, Minggu (25/1).

Menurut laporan hingga saat ini tidak ada korban jiwa maupun rumah penduduk yang terdampak. Namun, sejumlah fasilitas wisata dan tiga jembatan dilaporkan hilang tersapu arus banjir yang deras.

Banjir terjadi setelah hujan intens sejak Jumat siang hingga malam, menyebabkan debit air meningkat drastis. Arus membawa material lumpur, batu, dan pasir ke kawasan wisata.

Afifudin menambahkan, fasilitas Pancuran 13, Pancuran 5, dan pemandian air panas dilaporkan tertimbun material dan rusak parah. Tiga jembatan utama di kawasan wisata juga putus dan tidak dapat dilalui.

"Banjir ini lebih parah, Pancuran 13 bangunan kolam dan pancuran airnya hilang kena banjir. (Padahal) Pancuran 13 itu baru dibenahi pada Desember lalu, kali ini kembali rusak akibat banjir," kata dia.

Petugas gabungan BPBD dan Polres Tegal dikerahkan untuk pembersihan material dan asesmen kerusakan. Melakukan pendataan dampak serta penyaluran bantuan darurat terus dilakukan di lokasi.

Ini merupakan kali kedua objek wisata Guci terkena dampak banjir bandang yang sebelumnya terjadi pada 20 Desember 2025 lalu akibat cuaca ekstrem. Pemerintah Daerah Tegal kini menutup sementara kawasan wisata Guci demi keselamatan pengunjung dan warga sekitar. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.