Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ruang Publik Diminta Lebih Banyak Putar Musik Religi Lokal

📅 Selasa, 16 Des 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ruang Publik Diminta Lebih Banyak Putar Musik Religi Lokal Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha saat ditemui di Jakarta, Senin (15/12).

Jakarta - Pemerintah mengupayakan agar musik religi karya anak bangsa dapat diputar di ruang-ruang publik sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual sekaligus dukungan bagi ekosistem musik nasional.

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo mengatakan upaya tersebut diharapkan mulai terealisasi sejak tahun ini dan berlanjut dalam jangka panjang, terutama pada momentum hari besar keagamaan.

“Jadi, ya doakan saja teman-teman, benar-benar nanti mulai tahun ini, sampai bertahun-tahun ke depan, setiap balik kita ke mana-mana, lagi Natal, tahun baru, Ramadan, imlek, benar-benar yang dimainkan adalah karya anak bangsa,” ujar Wamenbud saat ditemui di Jakarta, Senin (15/12).

Ia menjelaskan, inisiatif ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan nilai-nilai spiritual melalui musik religi karya musisi Indonesia. Dengan tata kelola royalti yang dinilai semakin membaik, Giring optimistis pemutaran lagu-lagu tersebut dapat segera diwujudkan.

Menurutnya, rencana itu mendapat respons positif dari Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Kementerian Kebudayaan juga telah menerbitkan surat rekomendasi berisi daftar lagu religi karya anak bangsa yang dapat diputar di hotel dan pusat perbelanjaan, disesuaikan dengan momentum perayaan hari besar keagamaan.

Selain itu, Giring menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Hadad Alwi untuk menghadirkan festival musisi religi sebagai upaya memperkuat ekosistem musik religi di Tanah Air.

Nilai Spiritual

Sebelumnya, Wakil Menteri Kebudayaan melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk membahas penyebarluasan serta pemberian ruang yang lebih luas bagi musisi religi lokal agar karya mereka dapat diperdengarkan di ruang publik, seperti pusat perbelanjaan, hotel, dan restoran.

Dalam pertemuan tersebut, Giring menekankan pentingnya penguatan nilai spiritual melalui musik religi karya anak bangsa, sekaligus menampung keresahan pelaku ekosistem musik religi terkait pemisahan antara karya cipta dan nilai ibadah.

“Kementerian Kebudayaan dan tim kerja mengajukan inisiatif untuk menghimpun berbagai asosiasi, termasuk pengelola pusat perbelanjaan dan kafe, agar pada momentum perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan Ramadan, ruang-ruang publik dapat memutar musik religi karya musisi Indonesia,” jelas Wamen Giring Ganesha.

“Ibadah dan karya merupakan satu kesatuan. Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan mengajak Kementerian Agama untuk turut mendukung agenda pemutaran musik religi karya anak bangsa di berbagai ruang publik, sebagai bentuk penguatan ekosistem musik religi nasional dan pengurangan dominasi karya dari luar negeri,” tambahnya.

Menteri Agama Nasaruddin Umar pada kesempatan tersebut menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif penguatan seni religi. Dukungan itu, menurutnya, tidak terbatas pada satu agama, melainkan mencakup seluruh agama yang ada di Indonesia.

Ia menilai seni dan agama merupakan dua hal yang tidak terpisahkan, dengan seni sebagai medium untuk menyuarakan dan menghidupkan nilai-nilai keagamaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.