Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Ancam Sekutu AS Bakal Dibuat Gelap Gulita jika Pembangkit Listriknya Dibom

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 05:53 WIB | Oleh:
Iran Ancam Sekutu AS Bakal Dibuat Gelap Gulita jika Pembangkit Listriknya Dibom Doc: antara foto
Ket. Serangan AS ke Iran

TEHERAN - Jika Amerika Serikat (AS) menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran, sekutu-sekutu Washington di kawasan bakal dibuat gelap gulita. Hal itu dikatakan Panglima Angkatan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Seyed Majid Mousavi.

"Jika jembatan-jembatan dan pembangkit-pembangkit listrik kami diserang, terputusnya aliran listrik di negara-negara sekutu (AS) tak akan terhindarkan," kata Mousavi, Rabu (22/7).

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran untuk setiap kapal yang diserang Iran di Selat Hormuz.

Sementara itu, Komando Pusat Khatam Al-Anbiya Iran mengatakan, jika ancaman AS terhadap infrastruktur Iran benar-benar dilakukan, Teheran akan melakukan lebih dari sekadar memblokade ekspor minyak di kawasan.

Iran juga akan menyerang infrastruktur minyak, gas, ekonomi, dan pembangkit listrik di seantero Timur Tengah.

"Ancaman berulang dari kriminal AS dan militernya hanya akan memperluas perang di kawasan dan lebih luas lagi," kata badan tersebut dalam pernyataan yang disiarkan televisi nasional Iran.

Pada 18 Juni 2026 lalu, Teheran dan Washington menandatangani memorandum perdamaian untuk menghentikan konflik yang pecah sejak 28 Februari. Akan tetapi, pasukan AS kembali melancarkan serangan ke Iran mulai 8 Juli.

Komando Pusat AS berdalih serangan tersebut dilakukan sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran pun merespons serangan AS dengan melancarakan serangan balasan terhadap pangkalan militer AS di Timteng.

Presiden Trump kemudian mengatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran tak lagi berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.