Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kolaka Renovasi 1.500 Rumah Tak Layak Huni, Total Bantuan Capai 2.300 Unit

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kolaka Renovasi 1.500 Rumah Tak Layak Huni, Total Bantuan Capai 2.300 Unit Doc: Antara
Ket. Bupati Kolaka Amri Jamaluddin.

Kolaka - ​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka, Sulawesi Tenggara, merenovasi 1.500 rumah tidak layak huni melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

​Bupati Kolaka Amri Jamaluddin saat ditemui di Kolaka, Rabu (8/4), mengatakan bantuan tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan audiensi langsung dengan Menteri PKP, yang membuahkan hasil berupa 500 unit bantuan dan ditambahkan 1.000 unit melalui jalur kemitraan strategis.

"Dari audiensi Pak Menteri PKP kami dapat 500 bantuan rumah BSPS, kemudian ada pejabat yang orang Kolaka, yang kemudian bermitra sama Menteri PKP, itu dia dapat seribu," kata Bupati Amri.

​Selain dari kementerian, lanjutnya, Pemkab Kolaka juga mendapatkan dukungan sekitar 800-an unit melalui jalur aspirasi anggota DPR RI asal Sultra di Komisi V Ahmad Safei, sehingga total keseluruhan mencapai 2.300 unit.

"Kita bersyukur karena ada keterwakilan kita di DPR RI, melalui jalur aspirasi Pak Ahmad Safei, dari aspirasinya itu kita mendapatkan sekitar 800-an rumah," ujarnya.

​Ia menjelaskan pencapaian tersebut menjadikan Kabupaten Kolaka sebagai daerah yang menerima alokasi bantuan perumahan terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Jadi, paling banyak kita Kolaka," ucap Bupati Amri.

​Program BSPS tahun 2026 di Bumi Mekongga ini akan tetap difokuskan pada renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dikhususkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

​Bupati Amri berharap stimulan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih sehat dan layak, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi swadaya di lingkungan setempat melalui semangat gotong royong dalam proses pembangunan.

"​Pemkab Kolaka kini tengah menyiapkan langkah-langkah administratif agar penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat penerima," kata Bupati Amri Jamaluddin. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.