Dokumen Pentagon Bocor: Militer Tiongkok akan Berhasil Tenggelamkan Kapal Induk Terbesar AS, USS Gerald R. Ford
📅 Minggu, 14 Des 2025, 04:33 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPada 2027, China diperkirakan akan meluncurkan gelombang baru sistem hipersonik, radar jarak jauh, drone siluman, dan brigade perang elektronik yang mampu melumpuhkan pasukan ekspedisi Amerika.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa tanpa reformasi struktural yang komprehensif, Amerika Serikat akan kehilangan dominasi maritim dan kemampuan untuk mencegah invasi China di Indo-Pasifik.
Ketika ketegangan meningkat, kelangsungan hidup USS Gerald R. Ford tidak lagi hanya masalah teknis tetapi tes apakah Amerika Serikat bersedia untuk mengubah ekosistem industri militernya.
Simulasi yang bocor menunjukkan jendela waktu yang menyempit bagi Amerika Serikat untuk berinovasi dan memulihkan kemampuan yang menghalangi sebelum kemampuan militer China melampaui ambang batas yang mampu mengubah keseimbangan strategis kawasan secara permanen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nasib kapal kelas Ford — yang pernah menjadi simbol dominasi maritim penuh Amerika — sekarang menjadi peringatan strategis bahwa era superioritas angkatan laut Amerika memasuki fase paling rapuh dalam sejarah modern.
Amerika Serikat sekarang menghadapi kenyataan bahwa kekuatan tradisional seperti perairan pembawa, jaringan pangkalan global, dan kelompok serangan laut semakin terpapar pada akurasi dan kecepatan sistem serangan Tiongkok.
Tanpa kebangkitan besar-besaran industri pembuatan kapal, mendukung infrastruktur, penguncian, dan interoperabilitas multi-domain dengan afiliasi, Amerika Serikat berisiko memasuki dekade baru dengan struktur militer yang tidak sejalan dengan ancaman nyata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Indo-Pasifik sekarang berubah menjadi teater di mana keberlanjutan, penyebaran, otonomi, dan kemampuan membangun kembali lebih penting daripada ukuran platform, memaksa Amerika Serikat untuk mengevaluasi kembali investasi dalam sistem lama.
Jika Amerika Serikat gagal mempercepat inovasi dan memperluas basis industri 1, kecepatan operasional China dapat memberi Beijing keuntungan militer yang langgeng yang akan membentuk kembali pesanan strategis regional untuk generasi mendatang.—
AA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!