Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaringan Pizza Hut akan Dijual dalam Dua Kesepakatan Senilai $2,7 Miliar

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 00:01 WIB | Oleh:
Jaringan Pizza Hut akan Dijual dalam Dua Kesepakatan Senilai $2,7 Miliar Doc: Istimewa
Ket. Yum! Brands, perusahaan induk KFC dan Taco Bell, akan menjual Pizza Hut karena menghadapi gerai-gerai yang sudah ketinggalan zaman dan persaingan yang semakin ketat.

LOUISVILLE - Jaringan restoran Pizza Hut yang sedang mengalami kesulitan akan dijual seharga 2,7 miliar dolar AS oleh perusahaan induknya, Yum! Brands.

Dari The Guardian, Yum! Brands mengatakan pada bulan Februari bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menjual Pizza Hut dan jaringan tersebut berencana untuk menutup 250 restoran di AS. Jaringan pizza ini telah berjuang dengan toko-toko yang sudah ketinggalan zaman dan persaingan yang semakin ketat.

Pizza Hut didirikan pada tahun 1958 di Wichita, Kansas . PepsiCo mengakuisisi jaringan tersebut pada tahun 1977 tetapi memisahkan divisi restorannya – yang kemudian menjadi Yum! Brands – pada tahun 1997.

Perusahaan ekuitas swasta LongRange Capital membeli Pizza Hut, tidak termasuk bisnis di Tiongkok daratan, dengan harga sekitar 1,5 miliar dolar AS, kata perusahaan itu pada hari Selasa. Pizza Hut di Tiongkok daratan akan dibeli oleh Yum China Holdings, Inc. dengan harga sekitar 1,2 miliar dolar AS, katanya.

“Di bawah LongRange dan Yum China, Pizza Hut akan berada pada posisi yang baik untuk pertumbuhan di masa depan dengan kepemilikan yang membawa keahlian mendalam di industri restoran,” kata CEO Yum! Brands, Chris Turner, dalam sebuah pernyataan.

Yum! Brands, yang merek lainnya termasuk KFC dan Taco Bell, memulai tinjauan strategis untuk mengeksplorasi opsi untuk Pizza Hut pada bulan November, setelah jaringan tersebut melaporkan penurunan penjualan di gerai-gerai yang sebanding.

“Pizza Hut telah lama menjadi titik lemah dalam portofolio Yum,” kata Neil Saunders, direktur pelaksana GlobalData, dalam sebuah pernyataan. “Terlepas dari upaya untuk merevitalisasi merek dan menutup lokasi yang berkinerja buruk, semakin jelas bahwa mendorong divisi ini kembali ke pertumbuhan akan membutuhkan tingkat investasi dan kesabaran yang Yum sama sekali tidak siap untuk berikan.”

Dengan menjual Pizza Hut, Yum! Brands dapat lebih fokus pada merek-mereknya yang memiliki penjualan lebih kuat, tambahnya.

Yum! Brands, yang berbasis di Louisville, Kentucky, memperkirakan kedua transaksi tersebut akan rampung pada kuartal ketiga. Saham perusahaan sedikit turun sebelum pasar dibuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Megapolitan
Bappeda Memilih Bus Sekolah...

Harga Cabai Rawit Rp67.350/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Megapolitan
Sebanyak 16 Perusahaan Masi...
Megapolitan
Harga Kakao Kering di Lebak...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.