Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perluas Layanan MBG, Pemkab Bangka Tengah Bangun Lima SPPG Lagi

📅 Senin, 08 Des 2025, 14:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perluas Layanan MBG, Pemkab Bangka Tengah Bangun Lima SPPG Lagi Doc: ANTARA
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman.

KOBA– Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hingga kini sudah membangun tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk memperluas jangkauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

"Sementara ini sudah ada tujuh SPPG yang mulai berjalan di Bangka Tengah dan akan ada tambahan lima SPPG lagi,” ujar Algafry di Koba, Senin(08/12).

Pemkab Bangka Tengah kini memprioritaskan pembangunan SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dan dua kawasan yang tengah menjadi fokus adalah Pulau Nangka dan Tanjung Pura. 

"Di Tanjung Pura sudah ada pembangunan, sedangkan untuk Pulau Nangka saya sudah koordinasi dengan masyarakat agar bisa digunakan untuk pembangunan SPPG,” katanya.

Menurut dia, keberadaan SPPG sangat penting untuk memastikan distribusi bahan pangan bergizi dapat menjangkau seluruh kelompok sasaran, terutama anak-anak sekolah dan keluarga prasejahtera.

Adanya fasilitas tersebut, proses penyiapan menu bergizi dapat dilakukan lebih cepat dan sesuai standar pedoman gizi seimbang.

Pemkab Bangka Tengah juga sedang menyiapkan pelatihan bagi para petugas SPPG agar mampu mengelola pelayanan dengan baik.

Pelatihan itu mencakup pengolahan pangan, higienitas dapur, manajemen distribusi, hingga teknik komunikasi dengan masyarakat.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami ingin setiap SPPG benar-benar siap dan berfungsi optimal,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah kelompok tani dan UMKM lokal untuk memasok bahan pangan segar.

"Ini kita lakukan agar program MBG tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal melalui rantai pasok yang berkelanjutan," ujarnya.

Dinas Kesehatan Bangka Tengah terus melakukan pemantauan terhadap perubahan status gizi anak di wilayah yang telah memiliki SPPG.

“Kami melihat dampak positif mulai muncul, meskipun evaluasi akan terus dilakukan secara berkala,” kata Kepala Dinas Kesehatan Zaitun.

Ia berharap penambahan SPPG dapat mempercepat pencapaian target penurunan kasus gizi buruk dan stunting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.