Permainan Variatif Baptiste Hentikan Dominasi Sabalenka dalam Laga Dramatis di Madrid Open
📅 Kamis, 30 Apr 2026, 00:05 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMADRID — Kejutan besar terjadi di perempat final Madrid Open setelah petenis Amerika Serikat, Hailey Baptiste, menumbangkan unggulan pertama, Aryna Sabalenka, dalam pertarungan dramatis, Rabu (29/4).
Baptiste tampil luar biasa dengan kemenangan 2-6, 6-2, 7-6(6), sekaligus mengakhiri rentetan 15 kemenangan beruntun Sabalenka. Petenis berusia 24 tahun itu menunjukkan permainan kreatif dengan memadukan variasi tempo dan pendekatan agresif ke net, termasuk strategi serve-and-volley yang sukses mengganggu ritme lawannya.
Dalam situasi penuh tekanan, Baptiste bahkan mampu menyelamatkan enam match point sebelum memastikan kemenangan. Strategi berani tersebut terbukti efektif dalam menyeret Sabalenka keluar dari zona nyamannya, yang selama ini dikenal mengandalkan kekuatan pukulan dari baseline.
Dengan Prancis Open yang akan dimulai pada 24 Mei mendatang, kemenangan ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pesaing Sabalenka bahwa variasi permainan bisa menjadi kunci untuk meredam kekuatan di lapangan tanah liat, yang dikenal sebagai permukaan paling lambat dalam tenis.
“Saya pernah melawannya beberapa minggu lalu di Miami, dan itu pertandingan yang ketat. Saya jadi punya gambaran lebih baik tentang bagaimana menghadapinya dan penyesuaian apa yang perlu dilakukan,” ujar Baptiste.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan bahwa keputusan-keputusan krusial di laga ini banyak diambil secara spontan.
“Rencana itu datang begitu saja ketika saya berada di garis. Itu yang dikatakan insting saya, dan kali ini berhasil,” katanya.
Baptiste juga menyoroti bagaimana strateginya sengaja dirancang untuk membuat Sabalenka tidak nyaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Itu situasi yang sulit baginya, saya bermain serve-and-volley, bahkan drop shot di match point. Itu memang tujuannya,” jelasnya.
Sementara itu, Sabalenka menunjukkan sikap sportif dalam menerima kekalahan. Petenis Belarus berusia 27 tahun itu mengakui lawannya tampil lebih berani di momen-momen krusial.
“Ia bermain sangat berani di match point. Di Miami saya tidak memberinya banyak peluang, tapi di sini saya melakukan dua double fault di awal set kedua, dan itu memberinya kepercayaan diri,” ujar Sabalenka.
Ia menambahkan, “Dia mulai bermain lebih agresif, apa lagi yang bisa saya katakan? Kerja bagus.”
Selanjutnya, Baptiste akan menghadapi rising star Mirra Andreeva dalam upaya melanjutkan langkah sensasionalnya di Madrid.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!