Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Menguat! Pasar Yakin Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Guncangan Global!

📅 Senin, 08 Des 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat! Pasar Yakin Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Guncangan Global! Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Penguatan IHSG pada penutupan perdagangan mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi domestik yang dinilai tetap stabil di tengah ketidakpastian global.

Stabilitas inflasi, konsumsi rumah tangga yang terjaga, serta komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli dan mendorong investasi memberikan sinyal positif bagi kinerja korporasi.

Investor melihat bahwa fondasi ekonomi Indonesia cukup kuat untuk menahan tekanan eksternal, sehingga aliran dana cenderung mengarah ke aset berisiko seperti saham.

Dalam kondisi ini, proyeksi pertumbuhan yang solid dan kebijakan makro yang konsisten menjadi pendorong utama sentimen, membuat IHSG bergerak lebih optimistis dan menutup perdagangan di zona hijau.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/12) sore, ditutup menguat 77,93 poin atau 0,90 persen ke posisi 8.710,69 seiring prospek ekonomi domestik yang tetap stabil.

Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,80 poin atau 0,92 persen ke posisi 855,07.

"IHSG menyentuh all time high (ATH) didukung oleh berbagai sentimen di berbagai emiten," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Di dalam negeri, Nico mengatakan prospek ekonomi domestik tetap stabil, namun berhati-hati, dengan momentum jangka pendek bergantung terhadap dukungan fiskal untuk menangani kerusakan parah akibat bencana alam di wilayah Sumatera, yang terburuk dalam lebih dari satu dekade.

Di sisi lain, para pelaku pasar menantikan rilis survei Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bulan November 2025, dan penjualan ritel Oktober 2025 dalam beberapa hari ke depan.

Dari mancanegara, pelaku pasar memusatkan perhatiannya terhadap pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada 9-10 Desember 2025 pekan ini untuk mencermati arah kebijakan moneter The Fed.

Menurut CME FedWatch, ekspektasi pelaku pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan The Fed menguat dengan peluang penurunan 86,2 persen.

Dot plot terbaru akan menjadi perhatian utama karena menjadi dasar investor membaca arah suku bunga dan likuiditas global.

Di sisi lain, pelaku pasar bersikap waspada menjelang rilis data ekonomi penting dari mitra dagang utama yaitu China, termasuk data perdagangan Desember 2025 serta Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) pada pekan ini.

"Pelaku pasar juga semakin gelisah menjelang kemungkinan pertemuan Politburo dan Konferensi Kerja Ekonomi Pusat tahunan di China, karena mereka mencari panduan terkait arah kebijakan tahun 2026," ujar Nico.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Megapolitan
Dishub Kota Bogor Jaring Pu...
Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

Dirut Telkom Dikabarkan Penuhi Panggilan SEC dalam Bayang-Bayang Dugaan Fraud Rp5 Triliun

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.