Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhut Raja Juli Disentil Titiek Soeharto soal Gelondongan Kayu di Tengah Banjir Sumatra

📅 Jumat, 05 Des 2025, 14:35 WIB | Oleh:
Menhut Raja Juli Disentil Titiek Soeharto soal Gelondongan Kayu di Tengah Banjir Sumatra Doc: ANTARA
Ket. Menhut Raja Juli Antoni (ketiga kiri) dan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (ketiga kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, melontarkan kritik keras kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam rapat kerja terkait banjir besar di Sumatra. Titiek menyoroti gelondongan kayu berdiameter raksasa yang terbawa arus dan mempertanyakan pihak yang berani menebang pohon tua bernilai ekologis tinggi.

Titiek menyebut kayu berdiameter 1,5 meter membutuhkan ratusan tahun untuk tumbuh sehingga penebangannya dinilai sebagai tindakan sewenang-wenang. Ia mempertanyakan siapa pelaku yang bisa dengan mudah menebang pohon sebesar itu, mengingat pohon memberi manfaat besar bagi kehidupan manusia.

"Bayangkan kayu sebesar itu, diameter 1,5 meter, berapa ratus tahun perlu tumbuh untuk pohon sebesar itu. Manusia mana yang seenaknya bisa motong-motong kayu seperti itu? Apa salah pohon itu?" ujarnya dalam rapat, Jumat (5/12/2025).

Kemarahan Titiek semakin memuncak setelah melihat adanya pengangkutan batang pohon saat bencana berlangsung. Ia menilai tindakan tersebut seperti mengejek masyarakat yang terdampak banjir dan menyebut perusahaan penebang kayu telah bersikap tidak etis.

"Ini sungguh menyakitkan. Baru kita kena bencana, dia lewat di depan muka kita. Ini menghina rakyat Indonesia," tegasnya dalam forum tersebut.

Politikus Gerindra itu meminta Kementerian Kehutanan tidak berhenti hanya pada moratorium izin baru. Ia mendesak agar pemerintah menghentikan total izin pemanfaatan kayu besar agar penebangan tidak terus berlanjut dari waktu ke waktu.

Titiek juga menegaskan agar pemerintah tidak ragu menindak siapapun di balik perusahaan penebang pohon, termasuk jika berada di bawah kendali tokoh besar. Baginya, perlindungan lingkungan tidak boleh dikompromikan oleh kepentingan kelompok tertentu.

"Jangan lagi ke depan, mau siapa pun di belakangnya. Kita ini mewakili rakyat Indonesia," tutupnya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan dirinya siap dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatra. Ia menilai evaluasi merupakan bagian dari kewenangan Presiden sebagai pemegang hak prerogatif.

Raja Juli merespons desakan mundur yang ramai muncul di media sosial dengan menyebut kritik publik sebagai bentuk aspirasi. Ia menegaskan tidak menghapus komentar warganet dan menghargai semua masukan yang disampaikan.

"Kritik netizen kepada saya nggak pernah saya hapus. Itu aspirasi, kemarahan, bahkan harapan," kata Raja Juli ketika ditemui di Kompleks Parlemen Senayan.

Raja menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal dalam menjalankan tugas kementerian. Ia kembali menekankan bahwa keputusan mengenai posisinya ada sepenuhnya di tangan Presiden.

"Tanggung jawab saya hanya bekerja sebaik mungkin. Selanjutnya itu adalah hak prerogatif Pak Presiden," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.