BNPB Catat 1.006 Korban Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
📅 Minggu, 14 Des 2025, 19:00 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: YouTube BNPB Indonesia
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga Minggu (14/12/2025), jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana tersebut tercatat mencapai 1.006 jiwa.
Data tersebut dipublikasikan melalui dashboard resmi BNPB yang dapat diakses di laman gis.bnpb.go.id. Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat ratusan korban masih dinyatakan hilang dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.
Dalam laporan terbarunya, BNPB menyebut jumlah korban hilang mencapai 217 jiwa. Sementara itu, korban luka akibat banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut tercatat mencapai sekitar 5.400 orang.
Jika dirinci berdasarkan wilayah, Kabupaten Agam di Sumatra Barat menjadi daerah dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi. Di wilayah tersebut, BNPB mencatat sebanyak 184 jiwa meninggal akibat bencana.
Posisi kedua ditempati Aceh Utara dengan jumlah korban meninggal mencapai 159 jiwa. Selanjutnya, Kabupaten Tapanuli Tengah di Sumatra Utara mencatat 116 korban meninggal dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kabupaten Tapanuli Selatan menyusul dengan jumlah korban meninggal sebanyak 86 jiwa. Sementara itu, Aceh Tamiang mencatat 60 korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor.
BNPB juga melaporkan korban meninggal di Kota Sibolga mencapai 54 jiwa. Jumlah korban di Aceh Timur tercatat sebanyak 52 jiwa, sedangkan di Tapanuli Utara mencapai 36 jiwa.
Wilayah lain di Aceh yang terdampak cukup parah adalah Bener Meriah dengan 30 korban meninggal dunia. Kabupaten Pidie Jaya dan Bireun masing-masing mencatat 29 korban meninggal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Aceh Tengah dan Padang Pariaman, jumlah korban meninggal masing-masing tercatat 24 jiwa. Kota Padang Panjang menyusul dengan 19 korban meninggal dunia.
BNPB juga mencatat korban meninggal di Deli Serdang sebanyak 17 jiwa. Kabupaten Langkat dan Aceh Tenggara masing-masing mencatat 13 korban meninggal dunia.
Di Kota Medan, jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 12 jiwa. Sementara itu, Kota Padang mencatat 11 korban meninggal dunia akibat bencana.
Wilayah Humbang Hasundutan mencatat 10 korban meninggal dunia. Adapun Kota Langsa dan Gayo Lues masing-masing mencatat 5 dan 6 korban meninggal.
Di Sumatra Barat, Kabupaten Pasaman Barat dan Kota Lhokseumawe masing-masing mencatat 4 korban meninggal dunia. Seluruh data ini masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses pencarian dan pendataan di lapangan.
Selain korban jiwa, BNPB juga melaporkan jumlah pengungsi yang sangat besar di tiga provinsi terdampak. Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak hingga saat ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!