Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indosat Implementasikan Teknologi Berbasis AI dari Qualcomm untuk Tingkatkan Efisiensi Jaringan

📅 Jumat, 05 Des 2025, 20:57 WIB | Oleh:
Indosat Implementasikan Teknologi Berbasis AI dari Qualcomm untuk Tingkatkan Efisiensi Jaringan Doc: Indosat
Ket. Ilustrasi base transceiver station (BTS) Indosat dengan Dragonwing RAN Automation Suite dari Qualcomm. Teknologi berbasis AI ini untuk meningkatkan kinerja, efisiensi operasional, dan kualitas layanan jaringan.

JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, berkolaborasi dengan Qualcomm untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi jaringan. Melalui penerapan Qualcomm Dragonwing RAN Automation Suite, Indosat memanfaatkan kemampuan AI canggih dari Qualcomm Technologies untuk mengoptimalkan operasi jaringan, menekan biaya operasional, serta memberikan layanan yang lebih unggul bagi para pelanggan.

 “Penerapan Dragonwing RAN Automation Suite menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi jaringan Indosat, dan ini baru langkah awal,” ujar Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, melalui siaran pers pada hari Jumat (5/12).

“Fitur otomatisasi berbasis AI ini telah kami kembangkan dan integrasikan guna mendorong kinerja jaringan ke level optimal, seiring dengan upaya kami dalam meningkatkan pengalaman digital pelanggan. Kolaborasi ini menjadi membuka jalan bagi lebih banyak peluang dan inovasi baru,” tambahnya.

Sementara itu Vice President, Product Management, Qualcomm Technologies, Inc. Ofir Zemer, menuturkan, Qualcomm Technologies mendukung penerapan Dragonwing RAN Automation Suite di jaringan Indosat. Solusi ini didukung oleh kemampuan AI/ML termutakhir yang berhasil menekan biaya operasional sekaligus menyederhanakan manajemen jaringan yang sangat kompleks.

“Langkah ini sejalan dengan tujuan transformasi digital Indosat dengan kehadiran solusi berbasis AI yang tangguh dan fleksibel untuk optimasi dan pengelolaan jaringan. Qualcomm Technologies bangga dapat menjadi mitra Indosat dalam agenda digitalisasi dan pemanfaatan AI di Indonesia,” terangnya.

 Dalam implementasinya, proyek ini juga melibatkan PT Lintas Teknologi Indonesia sebagai mitra integrasi jaringan. Dengan pengalaman dan keahlian yang kuat dalam transformasi digital, Lintas Teknologi Indonesia berperan penting dalam memastikan keberhasilan penerapan solusi otomatisasi jaringan ini.

 Kemitraan antara Indosat dan Qualcomm Technologies menandai langkah penting menuju era baru pengelolaan jaringan yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Penerapan Dragonwing RAN Automation Suite menjadi bukti nyata komitmen Indosat dalam menghadirkan inovasi berbasis AI untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat posisi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, serta mendorong Indonesia menuju masa depan yang semakin terhubung dan inklusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

18 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.