RI Dorong Kerja Sama Perdagangan yang Lebih Luas dengan Rusia
📅 Sabtu, 16 Mei 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Penguatan kerja sama strategis bilateral menjadi langkah penting untuk memperluas hubungan antarnegara di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, hingga teknologi.
Hubungan yang semakin erat dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi yang saling menguntungkan sekaligus memperkuat posisi masing-masing negara di tengah dinamika global.
Di sisi lain, kerja sama bilateral juga membantu mempercepat pertukaran pengetahuan, peningkatan investasi, dan pengembangan sektor industri yang memiliki potensi besar.
Karena itu, komunikasi yang intensif dan komitmen jangka panjang menjadi faktor penting agar hubungan strategis antarnegara dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama strategis dengan Rusia, khususnya dalam sektor perdagangan dan ekonomi kedua negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/5), hubungan perdagangan Indonesia dan Rusia terus menunjukkan tren positif.
"Kami ingin memastikan momentum ini dapat terus diperkuat melalui peningkatan perdagangan yang saling menguntungkan dan kerja sama investasi yang lebih luas," ujar Wamendag Roro saat melakukan pertemuan bilateral dengan Deputy Minister of Economic Development of the Russian Federation Vladimir Ilyichev di Kazan, Rusia.
Pertemuan yang berlangsung Selasa (12/5), waktu setempat itu bertujuan memperkuat hubungan perdagangan dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wamendag Roro menyampaikan nilai perdagangan kedua negara pada 2025 mencapai 4,8 miliar dolar AS atau meningkat 21,7 persen dibanding tahun sebelumnya.
Rusia juga menjadi mitra utama Indonesia di kawasan Eurasian Economic Union (EAEU), dengan kontribusi sebesar 90,6 persen terhadap total perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut.
Menurut Wamendag, Indonesia dan Rusia memiliki hubungan dagang yang saling melengkapi.
Rusia menjadi pemasok komoditas strategis bagi Indonesia seperti batu bara, pupuk, dan produk baja.
Sedangkan Indonesia mengekspor berbagai produk unggulan seperti minyak sawit, kopi, produk kelapa, dan kakao ke pasar Rusia.
"Indonesia menyambut baik meningkatnya kepercayaan pasar Rusia terhadap berbagai produk unggulan nasional. Kami berkomitmen menjaga kualitas, daya saing, dan keberlanjutan produk ekspor Indonesia di pasar Rusia," ujar Roro Esti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!