Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modifikasi Cuaca untuk Menangani Banjir di Wilayah Bandung Raya

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 17:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Modifikasi Cuaca untuk Menangani Banjir di Wilayah Bandung Raya Doc: Antara
Ket. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) BNPB Kolonel Inf Hery Setiono saat berkunjung di Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Jumat (17/4/2026).

Bandung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan pelaksanaan modifikasi cuaca yang akan dilakukan untuk menangani banjir di wilayah Jawa Barat, khususnya Bandung dan sekitarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Kapusdalops) BNPB Kolonel Inf Hery Setiono mengatakan salah satu langkah utama adalah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan intensitas hujan di daerah rawan.

“Karena itu upaya modifikasi cuaca terus diprioritaskan untuk mengurangi dampak hujan di wilayah-wilayah yang berpotensi banjir,” ujarnya saat kunjungan di Bandung, Jumat.

Selain itu BNPB juga mengedepankan koordinasi lintas instansi, mulai dari pemerintah daerah, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), hingga kementerian terkait dalam penanganan dampak bencana.

“Jika ada hal-hal yang membutuhkan dukungan, terutama dalam aspek pembiayaan dan perbaikan infrastruktur, maka pemerintah daerah dapat berkoordinasi melalui bupati dan pihak terkait sesuai pertimbangan teknis di lapangan,” katanya.

BNPB juga menyebut akan turut memprioritaskan penanganan di wilayah berisiko tinggi, termasuk kawasan aliran sungai di Bandung yang terdampak banjir.

Ia menyebut kerusakan infrastruktur di sejumlah titik juga menjadi perhatian dan ditangani sesuai kewenangan instansi teknis.

“Wilayah-wilayah yang berisiko akan menjadi prioritas penanganan agar dampak bencana tidak semakin besar,” ujarnya.

BNPB juga terus melaporkan perkembangan kondisi di lapangan kepada pihak terkait serta mendorong penguatan peran pemerintah daerah dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana.

Langkah-langkah tersebut, kata dia,  diharapkan dapat menekan dampak banjir, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Bantuan Gempa NTT Dipacu! B...
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Tertahan, Tunggu Aturan Menkeu

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.