Basarnas: Bekerja 24 Jam Nonstop di Garda Terdepan Bencana
📅 Jumat, 05 Des 2025, 06:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiKeberhasilan evakuasi selamat ini tidak lepas dari peran potensi SAR yang mencapai lebih dari 5.000 personel di Sumatera Utara dan ratusan di Aceh serta Sumatera Barat sejak operasi SAR dimulai 25 November.
Untuk di Aceh, total korban lebih dari seribu orang, termasuk evakuasi dari titik terpencil seperti Kecamatan Mane, Geumpang (Kabupaten Pidie) dan Seulimeum (Kabupaten Aceh Besar) yang dilakukan melalui jalur darat, sungai, dan udara.
Sementara di Sumatera Utara, evakuasi terbesar terjadi di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan dengan lebih dari 3.000 warga terdampak, termasuk ratusan warga yang dievakuasi menggunakan helikopter.
Sumatera Barat juga mencatat ribuan warga dievakuasi dari daerah banjir bandang dan longsor, terutama di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat yang mengalami kerusakan permukiman paling parah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kami mengapresiasi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang turut membantu upaya penyelamatan sejak hari pertama bencana melanda. Dalam kesempatan itu, dia memastikan operasi SAR akan terus berjalan mengingat masih adanya laporan warga hilang di beberapa kabupaten.
Pusat Pengendalian Operasi Basarnas sebelumnya melaporkan total 33.620 warga terdampak, 708 korban meninggal, dan 499 orang masih hilang. Dari jumlah tersebut hingga Senin atau hari ketujuh tanggap darurat ini ada sebanyak 33.173 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Dalam kesempatan operasi yang sama di Provinsi Aceh, Basarnas mengevakuasi 1.146 warga, dimana 218 meninggal dunia dan 227 masih dalam pencarian. Sebanyak 165 personel Basarnas diterjunkan untuk memperkuat Kantor SAR Banda Aceh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wilayah Sumatera Utara mencatat kondisi darurat paling luas, dengan 3.029 warga terdampak, 294 meninggal, dan 155 masih hilang. Basarnas mengerahkan helikopter, kapal, drone, perahu karet, dan 121 personel untuk mendukung operasi.
Di Sumatera Barat, 29.445 warga terdampak dan 196 meninggal dunia dan 117 orang hilang. Operasi difokuskan pada desa-desa terisolasi serta lokasi longsor besar yang menyulitkan akses tim penyelamat menuju titik pencarian.
Seberapa banyak pengerahan personil Basarnas kali ini?
Pengerahan personel peralatan dan perlengkapan alutsista udara, laut, dan darat dalam operasi SAR tanggap darurat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2024–2025.
Pengerahan besar-besaran ini dilakukan setelah evaluasi pada hari keempat tanggap darurat menunjukkan akses darat tidak dapat dipulihkan cepat, sehingga sebagian besar bantuan dan evakuasi dilakukan melalui udara.
Lebih dari 6.000 personel SAR untuk operasi tanggap darurat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana hidrometeorologi sejak 25 November 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!