Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurang dari Sebulan Lagi! MotoGP Mandalika Belum Full: Tiket Baru Laku 53 Persen

27 Senin, 14 Sep 2026, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kurang dari Sebulan Lagi! MotoGP Mandalika Belum Full: Tiket Baru Laku 53 Persen Kurang dari Sebulan Lagi! MotoGP Mandalika Belum Full: Tiket Baru Laku 53 Persen Doc: ANTARA/ Akhyar Rosidi.
Ket. Kegiatan pembukaan seremoni ajang MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

MATARAM – Penjualan tiket MotoGP di Sirkuit Mandalika yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 sudah mencapai 53 persen untuk umum dan 91 persen khusus warga KTP Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Jadi, tiket itu sudah 53 persen untuk umum, dan tiket untuk KTP NTB sudah 91 persen," kata Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP Mandalika) Troy Reza Warokka pada wartawan usai Rapat Persiapan MotoGP di Mataram, Senin (14/9).

Menurut dia, animo masyarakat untuk menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika pada tahun 2026 sangat antusias, terlebih lagi warga NTB.

"Setelah habis di kuota 1 akan dibuka lagi untuk kuota berikutnya. Jadi, ini animo-nya luar biasa. Artinya masyarakat merespon dengan positif," ujar dia.

Untuk mendongkrak penjualan tiket, pihaknya memuji langkah yang dilakukan oleh NTB dengan melakukan promosi ke sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan, pihaknya pun akan melakukan promosi yang sama ke berbagai daerah.

"Tadi Pak Gubernur meminta untuk beberapa daerah tetangga seperti Bali, NTT, bahkan Kalimantan Timur akan dilakukan pertemuan bersama Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) untuk melakukan ajang promosi. Itu pun akan kita lakukan hal yang sama bila mana menggunakan tiket provinsi terkait kita juga berikan diskon yang sama seperti warga NTB," kata Troy.

Menurut dia, secara ekonomi dampak MotoGP tersebut sangat besar dalam meningkatkan perekonomian daerah dan nasional.

"Kalau 2024 itu di angka Rp2,4 triliun, tahun 2025 di angka Rp4,9 triliun. Tahun ini kita harapkan angkanya bisa Rp5 triliun. Kita doakan sama-sama," ujar dia.

Troy mengaku optimistis melihat animo penonton yang cukup besar di lihat dari tingginya penjualan tiket, penambahan permintaan penerbangan langsung untuk MotoGP pada tahun ini dapat mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

"Yang menarik pembelian tiket itu di luar negeri juga oke. Bahkan sampai ke Monaco," katanya.

Lebih lanjut, Troy mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan perhelatan MotoGP pada tahun 2026. Hal itu ditunjukkan dengan langkah promosi kepada seluruh jajaran gubernur di Indonesia untuk menonton MotoGP.

"Ini terobosan yang bagus dilakukan Gubernur NTB dengan mengundang gubernur di Indonesia tidak hanya sebagai penonton tapi melihat MotoGP sebagai sebuah dampak ekonomi. Termasuk, dukungan pemerintah pusat juga sangat luar biasa besar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Xi Jinping Buka Pertemuan Penting PKT

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi Jinping Buka Pertemuan P...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.