Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masjid dan Rumah Ibadah di Aceh, Sumut, dan Sumbar Difungsikan Jadi Tempat Penampungan Korban Bencana

📅 Rabu, 03 Des 2025, 12:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masjid dan Rumah Ibadah di Aceh, Sumut, dan Sumbar Difungsikan Jadi Tempat Penampungan Korban Bencana Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam dan relawan membersihkan Masjid Syuhada terdampak banjir bandang di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Selasa (2/12/2025).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin menegaskan masjid dan rumah-rumah ibadah di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, secara otomatis telah difungsikan sebagai tempat penampungan sementara bagi warga.

“Ya itu otomatis. Teman-teman kami, para Kepala Kantor Kemenag sudah berjalan tanpa instruksi. Mereka sudah bisa jalan sendiri. Jadi rumah-rumah ibadah itu sudah dijalankan dengan baik untuk menampung warga,” ujar Sekjen Kemanag Kamaruddin Amin di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, jaringan Kemenag di daerah memiliki fleksibilitas dan respons cepat karena memahami kebutuhan lapangan, terutama ketika akses logistik dan hunian darurat masih terbatas.

Masjid, mushala, gereja, dan rumah ibadah lain yang aman dari dampak bencana, lanjutnya, dimanfaatkan sebagai tempat berlindung dan pusat distribusi bantuan.

Ia menegas Kemenag terus memantau kebutuhan masyarakat yang mengungsi, sekaligus mengoordinasikan dukungan tambahan sesuai perkembangan di lokasi.

Sebelumnya Kemenag telah menghimpun bantuan dari sejumlah lembaga filantropi seperti Baznas, FOZ, dan Poros, untuk disalurkan kembali ke wilayah terdampak bencana.

Selain itu Kemenag juga mengidentifikasi anggaran yang dapat diarahkan dari APBN untuk membantu penanganan bencana, termasuk penghimpunan donasi dari ASN dan masyarakat. Totalnya mencapai Rp160-an miliar.

Bantuan darurat telah mulai disalurkan, termasuk distribusi dana awal masing-masing Rp250 juta melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag di tiga provinsi. Bantuan itu sebagai langkah awal mempercepat penanganan korban yang sangat membutuhkan.

“Besok juga akan diberikan lagi sesuai kebutuhan. Ada yang sifatnya darurat, dan ada juga yang untuk tahap rehabilitasi,” kata Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.