Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Tegaskan Penanganan Warga Terdampak jadi Prioritas

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 16:18 WIB | Oleh:
Pemerintah Tegaskan Penanganan Warga Terdampak jadi Prioritas Doc: ANTARA/HO-Kementerian ESDM
Ket. Bencana longsor di Sumatera.

Jakarta -- Pemerintah menegaskan penanganan warga terdampak dan pemulihan daerah sebagai prioritas utama atas bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera dalam beberapa hari terakhir.

Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan pihaknya menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas bencana Sumatera tersebut.

"Kementerian ESDM menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Sumatera. Prioritas utama pemerintah saat ini adalah penanganan warga terdampak dan pemulihan wilayah," katanya.

Lana menjelaskan bencana di lima kabupaten, yaitu Humbang Hasudutan, Agam, Mandailing Natal, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara, dipengaruhi tiga faktor utama.

Curah hujan tinggi hingga ekstrem menjadi pemicu dominan, diperburuk oleh kondisi geomorfologi yang curam serta litologi lapuk yang mudah tererosi.

"Peningkatan kapasitas masyarakat desa rawan bencana melalui identifikasi tanda awal longsor, jalur evakuasi, serta revitalisasi vegetasi lereng menjadi fondasi pencegahan di tingkat tapak. Pengendalian tata guna lahan pada lereng curam termasuk pembatasan pembukaan lahan baru dan perbaikan drainase permukaan merupakan langkah struktural yang sangat menentukan dalam menurunkan risiko pada kawasan permukiman," jelasnya.

Terkait longsor di dua kabupaten di Sumatera Utara, Lana menyebut lokasi kejadian berada di kawasan perbukitan curam hingga sangat curam di sekitar Kota Sibolga.

"Berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah, secara umum Kota Sibolga berada pada zona potensi gerakan tanah menengah-tinggi, yang berarti wilayah ini dapat dan atau sering mengalami kejadian gerakan tanah," ujarnya.

Dari sisi meteorologi, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 95B yang teridentifikasi sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh dan Selat Malaka memicu peningkatan cuaca ekstrem.

Analisis BMKG menunjukkan fenomena tersebut meningkatkan potensi hujan lebat hingga ekstrem dan angin kencang di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan wilayah sekitarnya.

"Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem akibat dampak dari Bibit Siklon 95B. Saat ini BMKG terus memantau intensitas 95B dan meminta stakeholder terkait untuk memastikan langkah mitigasi demi meminimalisir hal yang tidak diinginkan," katanya.

BMKG juga mendeteksi keberadaan Meso Siklon Konvektif Kompleks (Mesoscale Convective Complex/MCC) di Samudra Hindia barat Sumatera yang dinilai berpotensi memicu bencana susulan.

Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama di Mandailing Natal, Sumatera Utara, dan sebagian besar wilayah Sumatera Barat.

MCC digambarkan sebagai sistem badai petir berskala besar dan terorganisasi yang mampu menghasilkan hujan sangat intens berdurasi panjang, angin kencang, hingga hujan es.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.