Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 17:54 WIB | Oleh:
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa Doc: ANTARA/HO-Polres Probolinggo
Ket. Personel Polres Probolinggo bantu padamkan karhutla di Blok Pengol Bromo yang berada di kawasan TNBTS, Jumat (11/9/2026).

PROBOLINGGO - Tiga petugas tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) gugur dan tiga lainnya mengalami luka bakar akibat terjebak kobaran api di kawasan tebing Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (15/10). 

"Kami mendapatkan informasi dari Camat Sukapura Pak Nur Rachmad Sholeh yang mengabarkan bahwa ada enam petugas yang terjebak saat karhutla di kawasan tebing Gunung Bromo yang masuk wilayah Kecamatan Sukapura," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo Oemar Sjarief saat dihubungi per telepon.

Menurut dia, korban yang meninggal adalah Operator Layanan Operasional pada Seksi PTN Wilayah I Bidang PTN Wilayah I, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bernama Sukaris dan dua petugas lainnya itu masih dalam pendataan.

"Informasinya tiga orang yang meninggal dunia, namun saya belum bisa memastikan karena sedang perjalanan menuju ke lokasi. Yang sudah dipastikan korban meninggal adalah petugas TNBTS atas nama Sukaris," tuturnya.

Ia menjelaskan tiga korban lainnya yang terluka segera dilarikan di Puskesmas Sukapura, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas untuk mendapatkan perawatan intensif, karena mengalami luka bakar.

"Satu korban luka dikabarkan mengalami luka bakar serius dengan persentase lebih dari 50 persen, sehingga akan dirujuk ke Surabaya," katanya.

Kebakaran hutan di kawasan Gunung Bromo yang merupakan wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terjadi beberapa kali, sehingga petugas yang dikerahkan secara bergantian untuk memadamkan kebakaran tersebut.

"Petugas berjibaku memadamkan kebakaran dan ketika api sudah padam, kadang beberapa hari kemudian muncul titik api kembali di lokasi yang berbeda," ujarnya.

Oemar mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, karena kondisi kemarau yang ekstrem disertai angin yang cukup kencang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Loyo, Dolar...
Otomotif
Garda Oto Perkuat Layanan B...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.