Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meja dan Kursi Adam Malik Masih Terawat, Komisi VII DPR Kunjungi ANTARA Heritage Center.

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 18:59 WIB | Oleh:
Meja dan Kursi Adam Malik Masih Terawat, Komisi VII DPR Kunjungi ANTARA Heritage Center. Doc: Antara Foto
Ket. Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay bersama jajaran pimpinan dan anggota Komisi VII DPR RI berfoto bersama Dirut LKBN ANTARA Abdul Hakim dan Ketua Dewas ANTARA Akhmad Munir di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Kamis (15/10).

Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, yakni ANTARA Heritage Center (AHC), Jakarta, Kamis, dan mengapresiasi masih terawatnya ruang kerja beserta meja dan kursi yang pernah digunakan oleh Wakil Presiden Ke-3 Republik Indonesia sekaligus pendiri ANTARA, Adam Malik.

Kunjungan itu dilakukan oleh Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay serta dua Wakil Ketua Komisi VII DPR RI masing-masing Rahayu Saraswati dan Evita Nursanty.

"Saya agak terkejut juga ya kantornya Pak Adam Malik masih ada dan tempat kursi beliau masih dipertahankan, ketika ada orang lain yang datang saya kira juga perlu diperlihatkan," kata Saleh saat diwawancarai ANTARA.

Mereka pun melihat setiap ruang kerja termasuk ruang redaksi, tempat kerja pemberitaan. Selain itu, para legislator yang membidangi urusan penyiaran publik itu pun berkunjung ke lokasi pertama kalinya informasi kemerdekaan Indonesia disiarkan ke dunia.

Menurut Saleh, cerita sejarah mengenai peran ANTARA dalam perjuangan kemerdekaan harus semakin diketahui oleh publik, khususnya generasi muda. Terlebih lagi, alat-alat penyebar luas informasi itu masih terawat dan disimpan oleh ANTARA.

"Jadi, kita berharap itu nanti suatu waktu akan tetap bisa kita lihat. Jadi, siapapun nanti generasi yang akan datang ini 2, 3 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 20 tahun dan seterusnya itu barang-barang itu masih tetap ada di sini," kata dia.

Saleh menilai ruangan-ruangan dan alat-alat bersejarah yang dimiliki oleh ANTARA itu sangat berharga. Sekaligus, kata dia, hal itu juga menjadi bukti bahwa sosok Adam Malik adalah seorang jurnalis tulen.

Karena itu, menurut dia, jurnalis-jurnalis sekarang pun jangan merasa bahwa kariernya hanya akan berada di lingkup jurnalistik saja. Namun, kata dia, jurnalis juga bisa menjadi politikus.

"Bahkan beliau (Adam Malik) adalah juga pernah menjadi duta besar Indonesia di luar negeri dan juga pernah menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia," ucap Saleh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Megapolitan
Gubernur DKI Siapkan Beasis...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.