Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendag Buka Jalan Ekspor UMKM Desa, Tantangan Besar Menanti Usai Teken MoU Rp69 Miliar

📅 Kamis, 15 Okt 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendag Buka Jalan Ekspor UMKM Desa, Tantangan Besar Menanti Usai Teken MoU Rp69 Miliar Doc: ANTARA/ HO-Kemendag.
Ket. Ilustrasi-Salah satu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mengikuti program UMKM Bisa Ekspor.

TANGERANG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Astra menandatangani 10 nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan total nilai mencapai Rp69 miliar dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (15/10).

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk memperluas peluang usaha dan meningkatkan akses pasar UMKM, termasuk bagi pelaku usaha di perdesaan.

"Jadi ada 10 MoU. Astra kan punya program namanya Desa Sejahtera. Kita punya program namanya Desa Bisa Ekspor. Jadi kita satukan, kita kerja sama, kolaborasi," ujar Budi.

Menurut Budi, total nilai MoU tersebut mencapai Rp69 miliar dan seluruh berkaitan dengan UMKM. Kerja sama ini diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar yang lebih besar.

Ia menegaskan kesempatan menembus pasar ekspor tidak hanya dimiliki perusahaan besar atau pelaku usaha yang berada di perkotaan. UMKM di desa juga memiliki peluang untuk memasarkan produknya ke luar negeri melalui pendampingan dan kolaborasi berbagai pihak.

"Jadi tidak usah berkecil hati, semua bisa. Tidak hanya yang besar, yang UMKM bisa ekspor. Tidak hanya orang kota, tapi yang desa pun juga bisa ekspor. Nah, kita kejar bareng," katanya.

Budi menambahkan, Kemendag memiliki program UMKM Bisa Ekspor dan Desa Bisa Ekspor untuk mendorong semakin banyak pelaku usaha lokal memasuki pasar internasional.

Pemerintah juga memfasilitasi penjajakan bisnis (business matching) agar UMKM dapat terhubung dengan calon pembeli.

Selain menggarap pasar ekspor, Kemendag mendorong produk UMKM memperluas pemasaran di dalam negeri melalui kemitraan dengan ritel modern dan minimarket.

Menurut Budi, pelaku UMKM perlu terus meningkatkan daya saing produk agar mampu memenuhi kebutuhan pasar, baik dari segi kualitas maupun kemampuan bersaing dengan produk lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.