Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Standard Chartered Soroti Peran Teknologi dan Ketahanan Bisnis dalam Treasury Masa Depan

📅 Rabu, 14 Okt 2026, 05:50 WIB | Oleh:
Standard Chartered Soroti Peran Teknologi dan Ketahanan Bisnis dalam Treasury Masa Depan Doc: Koran Jakarta/Wahyu AP

Standard Chartered Indonesia hari ini menyelenggarakan Indonesia Treasury Leadership Forum 2026 dengan tema “The Blueprint for Tomorrow: From Today’s Disruption to Tomorrow’s Opportunity.” Forum ini mempertemukan regulator, pelaku industri, pemimpin korporasi, serta para ahli untuk membahas bagaimana perkembangan teknologi dan perubahan ekonomi global semakin memengaruhi peran treasury perusahaan.

Treasury Leadership Forum (TLF) merupakan forum tahunan Standard Chartered yang digelar di berbagai negara. Tahun ini merupakan kali kedua forum tersebut diselenggarakan di Indonesia. Acara ini juga menampilkan pidato utama dari Shinta Kamdani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan CEO Sintesa Group.

Perkembangan teknologi dan perubahan kondisi ekonomi global dalam beberapa tahun terakhir telah membuat peran treasury semakin luas. Sistem pembayaran berkembang semakin cepat dan terhubung, sementara perubahan rantai pasok global membuat perusahaan harus mengelola likuiditas, modal kerja dan risiko di tengah lingkungan bisnis yang semakin kompleks.

Donny Donosepoetro OBE, CEO, Standard Chartered Indonesia, mengatakan, “Pertumbuhan pembayaran digital di Indonesia menunjukkan betapa cepatnya kebutuhan transaksi terus berkembang. Menurut Bank Indonesia, volume transaksi pembayaran digital pada bulan Agustus 2026 mencapai 6,11 miliar transaksi, atau tumbuh lebih dari 40% dibandingkan tahun sebelumnya. Ke depan, kecerdasan buatan (AI) dan mata uang digital berpotensi mengubah cara perusahaan melakukan transaksi keuangan, sehingga transaksi tidak hanya menjadi lebih cepat, tetapi juga semakin otomatis, cerdas, dan terhubung.”

“Laporan Future of Trade 2026 dari Standard Chartered menunjukkan bahwa percepatan digitalisasi perdagangan berpotensi meningkatkan nilai perdagangan global sebesar USD2,8 triliun, atau 6,9% di atas proyeksi dasar, pada tahun 2031. Artinya, semakin luasnya penggunaan teknologi seperti AI, dokumen digital, dan otomatisasi proses bisnis dapat membantu perusahaan melakukan perdagangan lintas negara dengan lebih efisien, sekaligus membuka peluang bisnis yang lebih besar. Melalui Treasury Leadership Forum, kami ingin mendorong diskusi mengenai bagaimana perusahaan dapat memanfaatkan teknologi tersebut sekaligus memperkuat ketahanan dalam menghadapi perubahan ekonomi dan rantai pasok global,” tambah Donny.

Forum tahun ini membahas dua tema utama. Sesi “The Future of Payments: Intelligent. Instant. Resilient.” membahas bagaimana perkembangan pembayaran real-time, artificial intelligence, digital assets dan konektivitas yang semakin luas dapat mengubah cara perusahaan mengelola pembayaran dan likuiditas. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya cybersecurity, fraud prevention dan ketahanan operasional seiring sistem pembayaran menjadi semakin cepat dan terhubung.

Sesi ini menghadirkan Siva Ramanathan, Partner, Chief Growth and Corporate Officer, Ksher Group; Sean Letz, Asia Cyber Leader, Marsh McLennan; serta Jasan Manghnani, Cluster Head, Digital Channels Solutions, ASEAN, Standard Chartered, dan dimoderatori oleh Jenny Tantono, Head of Transaction Banking, Standard Chartered Indonesia.

Sementara itu, sesi “Rewiring Global Supply Chains: From Uncertainty to Opportunity” membahas bagaimana ketegangan geopolitik, perubahan kebijakan perdagangan dan strategi diversifikasi produksi mendorong perusahaan untuk meninjau kembali rantai pasok mereka.

Perubahan ini membuka peluang besar bagi Indonesia. Menurut Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, realisasi investasi Indonesia pada 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7% secara tahunan, dengan investasi hilirisasi sebesar Rp584,1 triliun, naik 43,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun, yang penting bukan hanya seberapa besar investasi yang masuk, tetapi juga seberapa besar nilai tambah yang bisa tetap tinggal di Indonesia. Hal ini membutuhkan pemasok lokal yang semakin kuat, peningkatan keterampilan dan teknologi, serta dukungan infrastruktur, logistik dan pembiayaan.

Sesi ini menghadirkan Aldian Taloputra, Senior Economist, Standard Chartered Indonesia; Purbaja Pantja, CEO, ALVA; Namrit Kamra, Corporate CFO, Indorama Polychem Indonesia; serta Maisie Chong, ASEAN and South Asia Head of Trade & Working Capital, Standard Chartered.

Sejalan dengan perubahan kebutuhan treasury, awal tahun ini Standard Chartered Indonesia meluncurkan Payouts-as-a-Service, yang memungkinkan nasabah korporasi mengotomatisasi pembayaran dalam skala besar dan berulang kepada berbagai pihak berdasarkan parameter bisnis yang telah ditentukan.

Standard Chartered Indonesia juga telah meraih sejumlah penghargaan pada The Asset Triple A Treasurise Awards 2026, termasuk Best Payments and Collections serta Best RMB Bank in Indonesia untuk tahun kedua berturut-turut.

Dalam keynote speech-nya, Shinta Kamdani, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan CEO Sintesa Group, menekankan pentingnya tiga faktor untuk menghadapi perubahan ekonomi global, yaitu peluang, daya saing, dan konektivitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Olahraga
PSG Uji Kekuatan Serangan City
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.