Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berkenalan dengan 'Haenyeo', Tradisi Jeju yang Kini di Ujung Tanduk

📅 Senin, 24 Nov 2025, 16:55 WIB | Oleh:

Menurut Lee, wajar jika profesi haenyeo tidak menarik minat anak-anak muda Jeju. Menjadi haenyeo sangat berat dan melelahkan, ditambah lagi risiko yang harus dihadapi setiap kali menyelam, terutama secara fisik. Tekanan air di bawah laut bisa menyebabkan sakit kepala, belum lagi sakit punggung dan risiko kecelakaan di laut.

"Saya punya dua putri, tapi saya tidak mau mereka menjadi haenyeo. Begitu pula mereka. Mereka bilang, sulit sekali melihat ibu melakukan pekerjaan itu," ujarnya.

Meski khawatir dengan masa depan tradisi tersebut, Lee pun merasa berat merekomendasikan profesi ini kepada generasi muda. Menjadi haenyeo berarti harus mengikuti semua tradisi yang ada, sekaligus bekerja keras untuk bisa terus bertahan.

"Rasanya rumit. Saya berharap tradisi ini bisa terus hidup sampai di masa mendatang, tapi di sisi lain, saya paham betapa berat perjuangan untuk bisa menjadi seorang haenyeo," katanya.

Lee, bahkan berkilah, jika ia punya kesempatan dilahirkan kembali, ia tidak ingin menjadi haenyeo. Ia ingin belajar lebih giat, bisa sekolah tinggi dan melakukan pekerjaan kantoran yang lebih baik.

Kendati demikian, wanita yang bisa bertahan di dalam air selama 90 detik itu mengatakan, ia bangga menjadi haenyeo dan akan terus menjadi haenyeo. Entah lima atau 10 tahun lagi, Lee masih akan terus menyelam.

"Saya belum berniat untuk pensiun. Entah lima atau 10 tahun lagi, saya akan terus menyelam," kata wanita yang mengaku bisa mengirim anak-anaknya kuliah dengan profesi tersebut.

20251124165327_WhatsApp-Image-2025-11-24-at-10.48.47.jpeg

Tiga haenyeo (penyelam wanita) berfoto setelah menyelam di sekitar perairan di Desa Sagye-ri, Seogwipo, Jeju, Korea Selatan, Rabu (12/11). (Antara/Ade Irma Junida)

Upaya pelestarian

Pemerintah Provinsi Otonomi Khusus Jeju memahami tradisi ini menghadapi tantangan berat. Pemerintah setempat pun menggulirkan sejumlah bantuan atau insentif agar populasi haenyeo yang menua ini tidak lekas tergerus zaman.

Lantas, Jeju Special Self-Governing Province Ordinance on Preservation and Development of Haenyeo Fisheries pun diterbitkan. Peraturan ini mengatur sejumlah insentif bagi para haenyeo, termasuk dukungan biaya perawatan medis, tunjangan untuk haenyeo lansia atau yang sudah pensiun, hingga tunjangan bagi para haenyeo muda.

Peraturan ini juga mendukung upaya pelestarian budaya haenyeo lewat konten promosi budaya, hingga pelatihan dan pembinaan generasi baru penyelam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Eropa Siap Dorong Perdamaian Ukraina

39 menit yang lalu | Rizky

Luar Negeri
Eropa Siap Dorong Perdamaia...

Asia Kuasai Produksi Perikanan Global

44 menit yang lalu | Rizky

Nasional
Asia Kuasai Produksi Perika...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.